Laporkan Masalah

Kemungkinan Penerapan Balanced Scorecard sebagai Sistem Pengukuran Kinerja di dalam Perusahaan: studi kasus PT. PLN Area Pelayanan dan Jaringan Yogyakarta

Mutia, Troy Virda, Dr. R.A. Supriyono, S.U., Ak.

2007 | Skripsi | S1 Extention - Accounting

Lingkungan bisnis yang dimasuki oleh setiap organisasi saat ini semakin kompetitif dan turbulen. Perubahan yang terjadi begitu cepat dan serentak serta sulit untuk diprediksi secara tepat. Organisasi harus dapat secepat mungkin merespon perubahan tersebut agar tetap menjaga kelangsungan hidupnya. untuk itu perusahaan harus melakukan evaluasi dengan melakukan pengukuran kinerja. Balanced scorecard merupakan salah satu alternatif dalam melakukan pengukuran kinerja yang cocok untuk lingkungan bisnis yang semakin kompetitif dan turbulen. Balanced scorecard merupakan pengukuran kinerja dengan empat perspektif, yaitu perspektif keuangan, pelanggan, bisnis internal, dan pembelajaran dan pertumbuhan. Penelitian ini mengenai pengukuran kinerja menggunakan balanced scorecard di dalam perusahaan. Metode yang digunakan adalah studi kasus yang dilakukan di PT PLN (Persero) APJ Yogyakarta. Data untuk perspektif keuangan adalah data dari laporan keuangan perusahaan, dan untuk ketiga perspektif lainnya menggunakan data analisa dokumen dan juga melalui wawancara. Dari hasil analisa dapat disimpulkan bahwa pengukuran kinerja balanced scorecard dapat diterapkan dalam PT PLN APJ Yogyakarta karena pengukuran kinerjanya perusahaan terdapat pengukuran dari segi keeempat perspektif. pembahasan peneliti menekankan pada proses identifikasi untuk mendesain pengukuran kinerja dengan menggunakan balanced scorecard untuk PT PLN (Persero) Area Pelayanan dan Jaringan Yogyakarta Kata kunci: balanced scorecard, perspektif keuangan, perspektif pelanggan, perspektif bisnis internal, perspektif ppembelajaran dan pertumbuhan

Now day, business environment that involve every organization is competitiveness and turbulences. In other side, there is fast change and integrated and unpredictable. For that, organization have to able respond the change for its sustainability. Fot that organization must measure the performance. Balanced scorecard is alternative to measure performance of organization is competitiveness and turbulences. Balanced scorecard represent the approach of performance loking into performance of an organization through four perspective which are; finance, customer, internal of business , and learning and growth. The aim of this research is to measure the performance in organization. The method that used in this research is case study in PT PLN APJ Yogyakarta. For the data perspective finance use the financial statement, and for the three perspective uses the documentation analysis and also interview.




Result analysis the data know that performance of PT PLN APJ Yogyakarta could be measured by using balanced scorecard, because it has characteristic from four existing perspectives. Workplan which regulatory done for each year. This research only focus at performanced measurement, not yet totally come up with the step of strategis plan and implementation. Suggestion for the next research is making the balanced scorecard model that is appropriate with PT PLN APJ Yogyakarta. Keyword: balanced scorecard, financial perspective, customer

Kata Kunci : Balanced Scorecard; Pengukuran Kinerja


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.