Pengaruh penurunan tarif pajak saham pendiri terhadap keputusan pelepasan saham pendiri pada saat IPO
Mujahid P., Andi , Dr. Setiyono, MBA
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penurunan tarif pajak saham pendiri terhadap keputusan pelepasan saham pendiri pada saat initial public offering (IPO). Penurunan tarif pajak saham pendiri yang dimaksud adalah sebagaimana diatur dalam Peraturan Pemerintah Nomor 14 tahun 1997, yaitu tarif pajak saham pendiri diturunkan dari 5% menjadi 0.5%. Penurunan tarif pajak tersebut merupakan sarana pemerintah dalam menjalankan fungsi regulerend pajak, yaitu dapat mengarahkan dan mendorong pemegang saham pendiri untuk mau melepas sahamnya sehingga visi dan misi pasar modal di Indonesia dapat tercapai.
Penelitian ini menggunakan sampel 91 perusahaan yang IPO dari tahun 1995 sampai dengan tahun 2004. Pemilihan sampel menggunakan metoda purposive sampling. Analisis dalam penelitian ini menggunakan regresi logistik biner dengan menambah variabel kontrol yaitu umur perusahaan, ukuran perusahaan dan leverage.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa penurunan tarif pajak saham pendiri mengisyaratkan tidak berpengaruh terhadap keputusan pemegang saham pendiri untuk melepas sahamnya pada saat IPO. Demikian pula dengan umur perusahaan dan leverage. Sedangkan ukuran perusahaan, berdasarkan hasil penelitian ini, berpengaruh terhadap keputusan pemegang saham pendiri untuk melepas sahamnya pada saat IPO.
This research analyzes the influence of the declining of founder share tax tariff towards founder share release decision at initial public offering (IPO). Government regulation number 14 year 1997 regulates that founder share tax tariff were cut from 5% to 0,5%. This tax cut was government means in undertaking the tax function of regulerend or function of arranging the willingness of founder shareholders to release their share at IPO. This will urge in achieving vision and mission of Indonesian capital market.
This study uses 91 sample of companies that went public from 1995 until 2004. The sample selection uses purposive sampling method. Binary logistic regression analysis is used in this research with age, size of the company and leverage used as a control variable.
The results suggest that founder share tariff cut was not influential towards the decision of founder shareholders to release their share at the time of IPO. Both age and leverage do not effect founder shareholder decision significantly. Size of the company effects founder shareholder release decision positively significant. It means that founder shareholder uses size in making decision of founder share release at IPO.
Kata Kunci : tarif pajak saham pendiri, pemegang saham pendiri, regresi logistik biner, IPO