Stabilitas Keuangan Perbankan dalam Dual Banking System di Indonesia Tahun 2005:1-2009:1
MUH RUDI NUGROHO, M.Edhie Purnawan, MA, Ph.D.
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbandingan model tingkat stabilitas keuangan perbankan nasional serta menganalisis peran bank syariah dalam stabilitas keuangan perbankan nasional dan untuk menganalisis perbandingan faktor-faktor yang berpengaruh terhadap stabilitas keuangan perbankan nasional.
Penelitian ini menggunakan data panel yaitu data gabungan antara data time series dan cross section dengan periode observasi tahun 2005:1-2009:1 dengan menggunakan data variabel internal bank dan data makro ekonomi nasional. Alat analisa yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisa Nilai Z-score dan regresi data panel. Hasil empris yang didapat dari peneltian ini menunjukkan bahwa selama periode 2005:1-2009:1 stabilitas keuangan perbankan antar system dan kategori baik berdasarkan system operasional dan besaran asset, pergerakan nilai Z-scorenya berbeda-beda. Dari analisa nilai Z-score terlihat bahwa bank syariah sedang merupakan bank yang paling stabil dengan tren yang meningkat tajam bila dibanding dengan kategori bank yang lain. Jika di lihat dari tiap kategori, bank konvensional kecil dibandingkan dengan bank syariah kecil lebih stabil.serta trennya menurun dari periode tahun 2005:1 hingga 2009:1. sedangkan untuk bank konvensional besar dan konvensional sedang ada kecenderungan pergerakan nilai Z-scorenya sama danpergerakan nilai Z-score trennya linear.
Faktor-faktor yang mempengaruhi nilai Z-score (stabilitas keuangan perbankan) dilihat dari dua sisi yaitu faktor internal bank dan faktor makro ekonomi. Faktor internal terdiri dari : Income Diversity(ID), Kredit atau Pembiayaan (Loan), Total Aset (TA), Biaya Operasional (Cost), Cost Income (CI), Loan Asset(LA), Current Liability(CL), Cash to Current Libilities(CCL), Modal Bank (MDL). Sedangkan untuk variabel makro ekonomi Inflasi, BI Rate, Kurs, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG, Produk Domestik Bruto(PDB). Penelitian ini juga meneliti sejauh mana peran bank syariah dan krisis keuangan global terhadap tingkat stabilitas keuangan perbankan nasional. Dari hasil analisa bahwa krisis keuangan global dan bank syariah berpengaruh secara signifikan terhadap kondisi stabilitas keuangan perbankan di Indonesia
This research aims to analyze the comparative of financial stability model of national banking and analyze the role of Islamic banks in the financial stability of national banks and to analyze the ratio of factors that affect the financial stability of national banking.
This research uses panel data of the combined data time series and cross section with an observation period of 2005:1-2009:1 by using an internal variable data banks and national macroeconomic data. Analytical tool used in this research is the analysis of Z-score value and the panel data regressions. Empirical results obtained from this research shows that during the period 2005:1-2009:1 banking financial stability, between both system and categories based on operating system and asset scale, the movement of the Z-scores values are different. From the Z-score values analysis shows that Islamic banks are the most stable bank with a trend towards increased sharply when compared with other categories of banks. If viewed from each category, small conventional banks more stable than small Islamic banks, and there are declining trend in 2005:1 to 2009:1. Whereas for large and middle conventional banks tendency of movement Z-score values. The trend of movement Z-score values are linear.
Factors that affect the Z-score values (the financial stability of banking) viewed from two sides of the bank's internal factors and macroeconomic factors. Internal factors consist of: Income Diversity (ID), Credit or Financing (Loan), Total Assets (TA), Operational Cost (Cost), Cost Income (CI), Loan Asset (LA), Current Liability (CL), Cash to Current Liabilities (CCL), Capital Bank (MDL). While macroeconomic factors consist of: inflation, BI Rate, Exchange Rate, Composite Index (JCI), the Gross Domestic Product (GDP). This research also examined the extent to which the role of Islamic banks and the global financial crisis to the financial stability of national banking. From the results of analysis show that the global financial crisis and the Islamic banks affect significantly to financial stability of banking conditions in Indonesia.
Kata Kunci : Financial Stability, Z-score, Islamic Banking, and Conventional Banking, Stabilitas keuangan, Z-score, Bank Syariah, Bank Konvensional