Analisis Akuntansi dan Partisipasi Masyarakat Dalam Mengelola Alokasi Dana Desa
Muhammad William Rahaditama (Adv.: John Suprihanto,M.I.M.,Ph.D.), John Suprihanto,M.I.M.,Ph.D.
Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi tingkat akuntabilitas dan partisipasi masyarakat dalam perencanaan, pelaksanaan, dan pertanggungjawaban terhadap ADD. Penelitian ini dilakukan karena terdapat indikasi dalam pengelolaan ADD masih belum sesuai dengan standar yang diharapkan oleh pemerintah setempat terutama dari segi pelaporan pertanggungjawaban anggaran. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi masukan bagi Pemerintah Kabupaten Karanganyar, khususnya di desa-desa, untuk senantiasa meningkatkan akuntabilitas dan partisipasi masyarakat dalam pengelolaan ADD.
Penelitian ini dilakukan di 5 Desa di Kecamatan Jumantono Kabupaten Karanganyar. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif untuk menganalisa objek yang akan diteliti. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan wawancara mendalam, observasi langsung, dan pemanfaatan dokumen tertulis. Adapun informan kunci yang merupakan sumber informasi mengenai pengelolaan ADD dipilih dari pihak-pihak yang terlibat langsung terhadap program.
Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa Akuntabilitas perencanaan dan pelaksanaan ADD di 5 desa telah memenuhi standar yang ditetapkan, namun yang menjadi hambatan adalah kurangnya kompetensi sumber daya manusia dalam hal pertanggungjawaban keuangan sehingga masih memerlukan pendampingan dari Pemerintah Daerah guna penyesuaian perubahan aturan setiap tahun. Adapun Tingkat Partisipasi masyarakat dalam perencanaan ditunjukkan dengan keikutsertaan masyarakat secara langsung dalam Musrenbangdes. Partisipasi masyarakat dalam pelaksanaan ADD terlihat dari data swadaya masyarakat. Kendala utamanya adalah pengawasan terhadap pertanggungjawaban ADD masih belum maksimal karena tingkat pemahaman masyarakat terhadap akuntabilitas dan standar-standar yang berlaku dalam pelaporan keuangan masih beragam.
This research aims to identify the level of accountability and public participation in the planning, implementation, and reporting of ADD. This research was conducted because there are indications in the management of ADD is still not in accordance with the standards which expected by the local government, especially in terms of budget accountability reporting. This research was expected to be beneficial for Karanganyar district government, especially in the villages, to improve the accountability and public participation in the management of ADD.
This research was conducted in the 5 villages in District of Jumantono, Karanganyar. This research used descriptive qualitative method to analyze the object. Collecting data in this study used in-depth interviews, direct observation, and the use of written documents. As the key informants was elected from the teams who directly involved in the management of ADD.
The results of this research indicated that the planning and implementation of ADD in 5 villages have met the standards set, but the barrier was the lack of competence of human resources in terms of financial accountability, so still need assistance from the local government. As for the level of public participation in the planning shown by the participation of the community in Musrenbangdes. Public participation in the implementation of ADD seen from the data of community donation. The main obstacle was the surveillance of ADD was not maximized because the level of public awareness of accountability and standards in financial reporting were still different.
Kata Kunci : Akuntabilitas, Partisipasi Masyarakat, ADD, Accountability, Public Participation