Laporkan Masalah

WEEKEND EFFECT DAN PENGUMUMAN DIVIDEN DI BURSA EFEK JAKARTA TAHUN 1995-1996

Muhammad Roni Indarto (adv. Drs. R. Agus Sartono, MBA), Drs. R. Agus Sartono, MBA

2000 | Tesis | S2 Management

Beberapa penelitian mengenai anomali hari perdagangan Senin dalam hubungannya dengan return saham telah banyak dilakukan. Namun penjelasan yang umum untuk fenomena ini banyak dikaitkan dengan pola hari-hari perdagangan dalam seminggu dihubungkan dengan adanya informasi yang diberikan oleh emiten, terutama informasi yang diberikan pada saat weekend. Banyak penelitian yang mengungkapkan bukti yang

berlawanan. Untuk membuktikan apakah fenomena ini berkait dengan adanya weekend effect dan informasi yang diberikan oleh emiten,pengumuman dividen, maka dilakukan suatu penelitian dengan mengambil 80 sampel pengumuman dividen yang disampaikan oleh 80 perusahaan yang mempunyai rangking 1-40 dalam transaksi di Bursa Efek Jakarta dalam periode 1995-1996, dengan menggunakan metode Chi-square dan market model.

Chi-square digunakan untuk mengetahui ada tidaknva perbedaan pada pengumuman dividen naik, dividen fetal) dan dividen turun, model pengujian ini untuk menguji hipotesis 1.-)ertama, kedua dan ketiga. Hasil dari pengujian ini menvimpulkan tidak ada weekend effect di BEJ. Sedangkan market model digunakan untuk menguji hipotesis keempat. Hasil pengujian hipotesis tersebut dapat disimpulkan bahwa tidak terdapat weekend effect di BEJ.

Some study about anomaly of Monday trade in relation with return of share has been many conducted. But general explanation for this phenomenon is many linked with the trade daily model in a week related with the presence

of information that is given by issuer, particularly information given at weekend time. Many of study revealed contrary evidence. To prove whether this phenomenon has related with the weekend effect and information that

given by issuer, dividend announcement, then it is conducted the study with taking 80 sample of dividend announcement that given by 80 companies which belongs rank 1-40 in transactions in Jakarta Stock Exchange as long as

period 1995-1996, by using chi-square method and market model.Chi-square method was used to detect the presence or not distinction on the announcement of ups dividend, fixed dividend and down dividend, model to examine the first, second and third hypothesis. The result of examination

concluded that there is no weekend effect in Jakarta Stock Exchange.

Kata Kunci : return saham, pengumuman dividen, weekend effect, market model


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.