Keterkaitan Faktor-Faktor Organisasional, Individual, Konflik Peran, Perilaku Etis dan Kepuasan Kerja Akuntan Manajemen
Muhammad Fakhri Husein (Pemb : Dr. Bambang Riyanto LS., MBA), Dr. Bambang Riyanto LS., MBA
Penelitian ini mengembangkan suatu model keterkaitan antara faktor-faktor organisasional (model peran, pemahaman kode etik dan komitmen organisasional) dan faktor individual yakni prinsip moral dan pengaruhnya terhadap konflik peran, perilaku etis dan kepuasan kerja akuntan manajemen di Indonesia. Penelitian ini menggunakan 119 responden (response rate 23,8%) yang diperoleh secara purposive.
Dengan latar belakang responden yang cukup beragam, penelitian ini diharapkan memperoleh gambaran yang lebih utuh tentang penyebab perilaku etis dan konflik peran dan pengaruhnya terhadap kepuasan kerja akuntan manajemen. Analisis yang dilakukan adalah pengujian model dan uji hipotesis dengan menggunakan Structrual Equation Modeling (SEM) dengan software AMOS (Analysis of Moment Structure). Dari model yang diajukan, indikator fit dari model memang relatif kurang memuaskan, namun penelitian ini berhasil mengungkapkan faktor-faktor yang mempengaruhi konflik peran dan perilaku etis dan kepuasan kerja akuntan manajemen.
Pemahaman kode etik, komitmen organisasional, dan model peran mempengaruhi secara signifikan perilaku etis akuntan manajemen. Sedangkan prinsip moral tidak mempengaruhi secara signifikan perilaku etis akuntan manajemen.
Pemahaman kode etik, prinsip moral tidak mempengaruhi secara signifikan konflik peran. Faktor-faktor komitmen organisasional dan model peran yang justru mempengaruhi secara signifikan konflik peran. Sedangkan perilaku etis mempengaruhi secara signifikan kepuasan kerja, sedangkan konflik peran tidak mempengaruhi secara signifikan kepuasan kerja akuntan manajemen.
This research develops a model for the linkage of organizational factors (role model, understanding code of ethics, and organizational commitment), individual factor (moral principle), and their influences to role conflict, ethical behavior, and job satisfaction of management accountants in Indonesia. Using purposive sampling, this research is supported by 119 respondents. The rate of response is 23,8%.
To get a comprehensive view on antecedents of ethical behavior and role of conflicts and their consequences to job satisfaction, this research design is based on many kinds of management accountants background. Measurement of model is performed in analysis in Structural Equation Modeling by Analysis of Moment Structure (AMOS). The proposed model is not satisfied, but this research confirms some hypotheses of the previous researches. Understanding code of ethics, organizational commitment and role model influence significantly ethical behavior of management accountants. Meanwhile, moral principle does not influence significantly ethical behavior of management accountants.
Role conflict is not influenced significantly by understanding code of ethics and moral principle, but it is influenced significantly by organizational commitment and role model. Management accountant job satisfaction is influenced significantly by ethical behavior but role conflict doesn't influence management accountant job satisfaction.
Kata Kunci : faktor-faktor organisasional, model per an, pemahaman kode etik, komitmen organisasional, faktor individual, prinsip moral, konflik per an, perilaku etis, kepuasan kerja, akuntan manajemen, Organizational factors, role model, code of ethics organizational