Dimensi Koordinasi Organisasi Sebagai Determinan Dalam Meningkatkan Kinerja Sistem di Jawa Barat dan Banten
MUCHTAR, R. FERRY M (Pembimbing : Gudono, Dr., M.B.A.), Gudono, Dr., M.B.A.
R. Ferry M. Muchtar, Dimensi koordinasi organisasi sebagai determinan dalam meningkatkan kinerja sistem informasi akuntansi rumah sakit di Jawa Barat dan Banten di bawah bimbingan Or. Gudono
Tujuan pokok penelitian ini adalah untuk memperoleh bukti empirik mengenai besarnya pengaruh koordinasi organisasi da/am meningkatkan kinerja sistem informasi akuntansi rumah sakit di Jawa Barat dun Ba n tell , dengan menelusuri besamya pengaruh: (a) Dirnensi koordinasi organisasi, meliputi: kesesuaian antara koordinasi dengan konteks organisasional, model koordinasi, dan karakteristik tugas terhadap kinetja sistem informasi akuntansi ruah sakit di Jawa Barat dan Banten. (b) Oimensi Pengembangan HAIS terhadap pencapaian kinetja sistem informasi akuntansi rumah sakit di Jawa Barat dan banten. Dan (c) Kepusan pemakai SIA terhadap pencapaian kinerja sistem informasi akuntansi rumah sakit di .Iawa Barat dan Banten .
Penelitian ini dilaksanakan dengan menggunakan metode survei pada 6 rumah sakit umum pemerintah tipe "B" di Jawa Barat dan Banten, dirnulai sejak tanggal 5 Januari 200 I sampai dengan 5 Agustus 200 I. Data yang dikumpulkan terdiri dari data primer dan skunder. Data primer diperoleh melalui kuesioner dan narasumber yang ditentukan. Data sekunder diperoleh melalui studi dokumentasi. Analisis data menggunakan tabulasi dan analisis jalur.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa dimensi koordinasi organisasi terbukti sebagai variab el bebas yang bermakna berpengaruh terhadap pencapaian kinerja sistem informasi akuntansi rumah sakit di Jawa Barat dan Banten, yaitu sebesar 54,37 persen. Hasil tersebut terdiri dari:
I. Tingkat pengaruh koordinasi organisasi terhadap pengembangan sistcm infonnasi akuntansi rumah sakit sebesar 53,4%.
2. Tingkat pengaruh koordinasi organisasi terhadap kepuasan pemakai sebesar 36,43%.
3. Tingkat pengaruh koordinasi organisasi terhadap keefektifan sistem informasi akuntansi rumah sakit sebesar 51,52%.
4. Tingkat pengaruhkoordinasi organisasi, pengembangan sistem informasi akuntansi rumah sakit, kepuasan pemakai terhadap keefektifan sistem informasi akuntansi rumah sakit sebesar 62,78%.
R. Ferry Muchtar, Organizational Coordination Dimension as determinants of Hospital Accounting Information System Performance in West Java and Banten Province. Advisor: Or. Gudono
The objective of this study is to reveal the empirical evidence about the strength of organizational coordination dimension in increase hospital accounting information system, by tracing the impact of : (a) Organizational coordination to HAIS development (b) organizational coordination to satisfaction of information user (c) organizational coordination to AIS effectiveness and (d) organizational coordination, HAIS development, satisfaction of information user to AIS effectiveness simultaneously.
The study was carried out by applying survey method in 6 B class government hospital in West Java and banten Province, since January 51lu 200 I up to August 51lu 200I.
Data Collecting consisted of primary and secondary data. The primary data have been collected by questionnaire. Where as the secondary one have been obtained through documentation study. The data have been analyzed by tabulation and path analysis.
The results of this study shows that organization coordination dimension proved as an independent variable which significantly impact on HAIS operational performance 54,37. These results consist of:
I. The rate of organizational coordination effects on HAIS development of 53,4%.
2. The rate of organizational coordination impact on user satisfaction of 36,43%.
3. The rate of organizational coordination impact on HAIS effectiveness of 51,52%.
4. The rate of organizational coordination, HAIS development, user satisfaction impact on HAIS effectiveness of62,78%.
Kata Kunci : organizational coordination, hospital accounting information system performance, koordinasi organisasi, kinerja sistem informasi akuntansi rumah sakit