Penilaian terhadap Pengawasan Penerimaan Pajak Kabupaten/Kota (Studi pada Badan Pengawasan Daerah Kota Solo)
Moniaga, Vera, Drs. Herman Legowo, M.si.,Ak.
2008 | Skripsi | S1 Accounting
Sebagian besar belanja pembangunan kita didanai oleh pajak. Oleh karena itu, sudah merupakan kewajiban otoritas belanja pemerintah untuk melakukan perencanaan, pelaksanaan hingga pengawasan belanja dengan penuh tanggung jawab. Tujuan penelitian ini adalah untuk menilai bagaimana pengawasan preventif dan pengawasan detektif yang dilakukan oleh Bawasda Kota Solo terhadap penerimaan pajak kabupaten/kota serta untuk menilai seberapa efektif dan efisien pengawasan yang mereka lakukan tersebut diukur dari keberhasilan penerimaan daerah.
Data diperoleh dari observasi, wawancara dan litetatur-literatur yang terkait dengan penelitian ini serta laporan penerimaan pajak kota Surakarta tahun 2007.Dari data yang diperoleh dianalisis menggunakan Administrative Efficiency Ratio (AER) melalui tiga pendekatan: sisi penerimaan pungutan, sisi subjek pungutan dan sisi objek pungutan. Dari hasil penelitian tersebut dapat diambil kesimpulan bahwa pengawasan preventif dan detektif yang dilakukan oleh Bawasda kota solo terhadap penerimaan pajak kabupaten/kota sudah dilaksanakan secara optimal, tersistem dan terkoordinasi dengan baik. Pengawasan yang mereka lakukan sudah efektif dan efisien dilihat dari keberhasilan penerimaan daerah di tahun 2007.
Most of our building expenditure is funded by tax, therefore it is obligatory for the government authority in expenditure to do planning, from implementing until supervising the expenditure with full of responsibility. The aim of this research is to give judgment how preventif monitoring and detective monitoring which are conducted by Bawasda kota Solo towards the regional tax income, and also to give judgment of how effective and efficient the monitoring done, measured from the success of the regional income.
Data gained from observations, interviews and related literatures with this research, also from the report of city tax in Solo period 2007. From the data gained, then analyzed using the Administrative Efficiency Ratio through 3 approaches: from the side of income, the subjek and the object of the tax withdrawal. And the result of the research can be concluded that the preventive and detective monitoring conducted by Bawasda kota toward the regional tax income has been done optimally, systematically and well coordinate. Monitoring that has been conducted is already effective and efficient seen from the success of the regional income in the year of 2007
Kata Kunci : pajak, pengawasan preventif dan detektif, AER