Analisis Pengaruh Modal Terhadap Keuntungan Industri Kecil: studi kasus sentra industri bakpia di pathuk, kecamatan ngampilan, kota Yogyakarta, 2007
Melisa, Adrieni, Dr. Soeratno, M.Ec.
2008 | Skripsi | S1 EconomicsSaat ini industri kecil merupakan salah satu industri yang cukup potensial. Namun dalam perkembanganya, industri kecil masih mengalami berbagai macam masalah Dari berbagai macam masalah yang terjadi pada industri kecil, keterbatasan modal adalah masalah yang paling sering dihadapi. Padahal modal merupakan salah satu unsur penting untuk meningkatkan penjualan yang nantinya akan berpengaruh terhadap keuntungan yang di dapat. Penelitian ini dilakukan pada 28 unit dari 40 unit industri kecil bakpia yang terdapat di Pathuk, Ngampilan, Yogyakarta. Lima unit industri tidak termasuk dalam penelitian ini karena sudah tidak beroperasi, satu unit tidak dapat dimintai keterangan, dan empat unit usaha lainnya tidak termasuk dalam kategori industri kecil. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana pengaruh penjualan industri kecil bakpia terhadap keuntungan yang diperoleh, mengetahui bagaimana pengaruh modal terhadap penjualan industri kecil bakpia, mengetahui bagaimana pengaruh modal terhadap keuntungan yang diperoleh industri bakpia. Analisis data dilakukan dengan menggunakan metode regersi linier berganda untuk menguji variabel dependen (penjualan) terhadap variabel independen (biaya bahan baku, biaya tenaga kerja, modal) dan regresi sederhana untuk menguji antara variabel penjualan dengan variabel keuntungan, variabel modal dengan variabel penjualan, dan variabel modal dengan variabel keuntungan. Hasil dari regresi menunjukkan bahwa: penjualan bakpia berpengaruh secara positif terhadap keuntungan yang diperoleh, modal berpengaruh secara positif terhadap penjualan, dan modal berpengaruh secara positif terhadap keuntungan yang diperoleh. Kata Kunci: industri kecil, modal, penjualan, keuntungan
Nowadays, Small industry is one of the potential industries. But in its development, small industries still encounter a lot of problems. Among those problems, lack of capital is the most common one. Contradictorily, capital is one of the most important factors to increase revenue which will eventually lead to the profit it can generate. This research is conducted at 20 units from 40 units of bakpia small industry located at Pathuk, Ngampilan, Yogyakarta. Five units are not included in this research because they are no longer in operation, one unit cannot be contacted, and four other units cannot be categorized as a small industries. The objective of this research is to analyze the effect of bakpia small industry revenue on its profit, the effect of its capital on its revenue, and the effect of capital on its profit. Data analysis is conducted using multiple linier regression method to test dependent variable (revenue) on independent variable (material cost, labor cost, capital) and simple regression to test revenue variable on profit, capital on revenue, and capital on profit. The result of regression shows that: bakpia revenue positively influence profit, capital positively influence revenue, and capital positively influence profit. Keywords: small industry, capital, revenue, profit
Kata Kunci : Pengaruh Modal; Industri Kecil; Industri Bakpia