Analisis pemanfaatan potensi kas menganggur untuk peningkatan pendapatan asli daerah pada pemerintah kota Ternate
Mattotorang, Mohammad Rifai(Pembimbing:Irwan Taufiq Ritonga, SE., M.Bus), Irwan Taufiq Ritonga, SE., M.Bus
2006 | Tesis | S2 Magister Accountancy
Penelitian ini bertujuan untuk menangkap peluang-peluang pemanfaatan idle cash secara efektif dan efisien dan mengetmui seberapa besar peningkatan Pendapatan Asli Daerah melalui investasi Kas daerah pada Pemerintah Kota Temate. Dengan mengetahui besamya dana menganggur (idle cash) dapat diupayakan suatu investasi jangka pendek seperti deposito untuk memberikan nilai tambah. Dengan mengkaji prospek investasi pada 4 bank pemerintah (Bank BNI Cabang Temate, Bank BRI Cabang Temate, Bank Mandiri Cabang Temate dan BPD Maluku Cabang Temate) dapat diketahui besamya perolehan bunga deposito.
Dalam penelitian ini menggunakan data primer dan data sekunder. Data primer berupa wawancara dan data sekunder berupa : data realisasi Rencana Anggaran Pendapatan Belanja Daerah tahun 2002-2004, laporan bulanan realisasi APBD Kota Temate tahun anggaran 2004, suku bunga pasar tahun 2004, neraca komperatif Pemerintah Kota Temate per 31 Desember 2003 dan per 31 Desember 2004. Metode analisis yang digunakan dalam penellitian ini adalah rnetode kuantitatif dan metode kualitatif. Metode kuantitatif yaitu menggunakan data arus kas masuk dan arus keluar dari laporan bulanan realisasi APBD sebagai dasar penyusunan anggaran kas. Idle cash dapat dicari dengan mengurangkan saldo kas akhir dengan saldo kas minimal sebagai cadangan. Metode kwilitatif yaitu dengan menganalisis prospek kebijakan yang berlaku pada Pemda setempat.
Berdasarkan analisis data dapat diketahui perolehan bunga deposito yang paling tinggi adalah pada Bank Mandiri Cabang Temate;ebesar Rp. Rp 1.623.262.982.82. Hasil analisa kualitatif menunjukan bahwa manajemen kass dapat dijadikan suatu alternative peningkatan Pendatapan Asli Daerah.
This research aims to capture opportunities of idle cash as effectively and efficiently, beside that is to understand the number of increase of Regional Original Income through out regional cash investment at Local Government of Temate. By finding out the number of idle cash, we can invest in short term investment such as deposit to give more added value. By studying the prospect of investment to four government banks (Bank BNI branch of Ternate, Hank BRI branch of Ternate, Bank Mandiri branch of Ternate and BPD Moluccas branch of Ternate) it can be known the acquirement of deposit interest.
Data used in this research was primary and secondary data. Primary data was obtained from an interview and secondary data such as data RAPBD year of 2002-2004, RAPBD monthly report of budget year 2004, market interest year of 2004, balance sheet end of December 2003 & 2004 of Local Government of Temate. The analysis methods used in this research were quantitative and qualitative methods. The quantitative method used cash inflow and cash outflow from RAPBD montly report as a basic to make cash budget. Idle cash can be determined by eliminating the final cash balance with the minimum cash budget. The qualitative method used is by analysing the prospect of policy that is used in this Province Government.
Based on data analysis can be known the acquirement of deposit interest of year 2004, the highest value showed was the deposit and saving product of Bank Mandiri branch of Ternate with amount of Rp 1.623.262.982.82. Result of this research indicated that the cash management m.ve the potency in increasing the Regional Original Income.
Kata Kunci : cash management,cash budget,idle cash,anggaran kas