evaluasi Sistem Pengendalian Internal Unit Pengelola Keuangan Badan Keswadayaan Masyarakat Pringgo Mukti Dalam pengelolaan Pinjaman Bergulir
MARUTAWATI (Adv.: Irfan Nursasmito, Drs., M.Si.), Irfan Nursasmito, Drs., M.Si.
Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi sejauh mana kesesuaian sistem pengendalian internal UPK dalam mengelola pinjaman bergulir pada BKM Pringgo Mukti dengan membandingkan unsur pengedalian internal pada AICPA dan Pedoman PNPM MP.
Penelitian dilakukan di Badan Keswadayaan Masyarakat Pringgo Mukti khususnya pada pinjaman bergulir yang dikelola oleh Unit Pengelola Keuangan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif yang mengelola dan menghasilkan data yang sifatnya deskriptif. Sedangkan metode pengumpulan data dengan penelitian di lapangan dan studi pustaka dari literatur yang berhubungan dengan pengendalian internal.
Hasil penelitian menunjukan bahwa UPK Badan Keswadayaan Masyarakat Pringgo Mukti telah menerapkan unsur pengendalian internal AICPA karena telah menerapkan tiga dari empat unsur yang ada. Kegiatan pinjaman bergulir yang telah dilakukan oleh UPK BKM Pringgo Mukti belum menerapkan peraturan dari PNPM MP secara menyeluruh.
This study aims to evaluate the compliances of internal control system of Financial Management Unit (Unit Pengelola Keuangan or UPK) of Badan Keswadayaan Masyarakat Pringgo Mukti with AICPAÂ’s internal controls and PNPM MP Guidance (Pedoman Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat Mandiri Perkotaan) in managing pinjaman bergulir (loan without collateral) on BKM Pringgo Mukti.
This study focuses on pinjaman bergulir managed by UPK of Badan Keswadayaan Masyarakat Pringgo Mukti. This study uses qualitative approach to manage and gather descriptive data. Moreover, this study uses field study and literature study related to internal control as data collection methods.
In this study I found that UPK of Badan Keswadayaan Masyarakat Pringgo Mukti has been implemented (3 0f 4 elements) the elements of AICPAÂ’s internal controls. On the other side, Pinjaman bergulir has not implemented generally PNPM MP Guidance.
Kata Kunci : internal control, loan without collateral (pinjaman bergulir), qualitative, pengendalian internal, pinjaman bergulir, kualitatif