Laporkan Masalah

Analisis Respon Neraca Transaksi Berjalan (Current Account) Terhadap Kejutan Inflasi, Tingkat Output, Dan Nilai Tukar Riil Di Indonesia, Periode 2000:Q1-2013:Q4

MARI, MUHAMMAD WAHYUDI (Adv.: Muhammad Edhie Purnawan, M.A., Ph.D), Muhammad Edhie Purnawan, M.A., Ph.D

2014 | Skripsi | S1 Economics

Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis respon neraca transaksi berjalan (current account) terhadap kejutan inflasi, tingkat output, dan niali tukar riil di Indonesia.Dengan menggunakan VECM untuk melihat hubungan jangka panjang serata Inpulse Response Function (IRF) untuk melihat perilaku jangka pendek terhadap jangka panjang dari setiap variable yang digunakan. Penelitian menggunakan periode kuartalan 2000:Q1-2013:Q4. Variabelnilaitukardigunakan data indeks (real effective exchange rate), variable inflasimenggunakan data indekshargakonsumen (IHK) Indonesia dengantahundasar 2000,dan Variabel tingkat outputyang diinterpretasikan dalam GDP menuruthargakonstan 2000.



Hasil penelitian menunjukkan bahwa estimasi VECM yang signifikan mempengaruhi neraca transaksi berjalan (current account) hanya variabel inflasi (INF) dan nilaitukar (ER), dilihat dari hasil kointegrasi VECM hubungan yang terjadi adalah hubungan jangka panjang, yang artinya, kejutan yang diberikan oleh variable inflasi dan nilai tukar memiliki pengaruh signifikan atas variabel neraca transaksi berjalan. Kemudian dilihat dari hasil InpulseRespon Function (IRF), hubungan antara inflasi terhadap neraca transaksi berjalan positif, tingkat output yang diinterpretasikandalam GDP memiliki hubungan negatif, dan nilai tukar terhadap neraca transaksi berjalan memiliki hubungan yang negatif. Kemudian dari hasil dekomposisi varians neraca transaksi berjalan, seluruh variabel yang digunakan dalam model dapat saling menjelaskan apabila salah satu variabel berubah.Dari hasil dekomposisi varians dapat disimpulkan bahwa variasi neraca transaksi berjalan (NTB) dapat dijelaskan oleh neraca transaksi berjalan sendiri.Kontribusi tingkat output (GDP) menjadi semakin besar sampai periode kuartal terakhir, hal ini menunjukkan dalam ekspektasi kedepan setelah periode pengamatan, neraca transaksi berjalan (NTB) akan bergantung kepada tingkat output (GDP).


The purpose of this study is to analyze the response of the current account (current account) to the inflation shock, the level of output, and the real exchange niali in Indonesia. With use VECM to see a long-term relationship serataInpulse Response Function (IRF) to see the short-term behavior of the term length of each variable were used. The study uses the quarterly period 2000: Q1-2013: Q4. Variable exchange rate used index data (real effective exchange rate), the data inflation usedconsumer price index variable (CPI) Indonesia use period 2000, and variable exchange rate ccording to konstan price output is interpreted in GDP in 2000.



The results showed that the estimated VECM significantly affect the current account (current account) only variable inflation (INF) and nilaitukar (ER), seen from the results of VECM cointegration relationship that occurs is a long-term relationship, which means, the shock given by the variable inflation and the exchange rate has a significant influence on the current account variable. Then be seen from the results InpulseRespon Function (IRF), the relationship between inflation on the current account is positive, the level of output that the interpretation in GDP has a negative relationship, and exchange rate on the balance sheet The current account has a negative relationship. Then from the results of the variance decomposition of the current account, all variables used in the model are able to explain if one of the variables berubah.Dari variance decomposition can be concluded that the variation of the current account (NTB) can be explained by the current account sendiri. Kontributionoutput level (GDP) become larger until the last quarter, indicating the expectation of the future after the observation period, the current account (NTB) will depend on the level of output (GDP).

Kata Kunci : current account (current account). Inflation, rate of output, the real exchange rate, VECM, inpulserespon function (IRF), dandekomposisi variance, neraca transaksi berjalan, Inflasi, tingkat output, nilai tukar riil.


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.