Analisis Hubungan Total Quality Management, Kinerja Perusahaan, dan Keunggulan Kompetitif Perusahaan
Maria Pampa Kumalaningrum (Adv.: Drs. Wakhid S. Ciptono, MBA, MPM), Drs. Wakhid S. Ciptono, MBA, MPM
2000 | Tesis | S2 Management
Penelitian ini menguji hubungan antara penerapan Total Quality Management, kinerja perusahaan, dan keunggulan kompetitif perusahaan. Dalam penelitian ini juga dianalisis faktor-faktor infrastruktur yang dapat mendukung penerapan Total Quality Management. Data penelitian diperoleh dari 91 kuesioner yang berasal dari perusahaan-perusahaan penerima ISO 9000 di Indonesia. Model penelitian ini menggunakan model penelitian Flynn et al. (1995) dan dimodifikasi dengan penelitian Ahire et al. (1996). Alat analisis yang digunakan dalam penelitian adalah Analysis Moment Structural dan program AMOS 3.6.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa sikap kerja berpengaruh secara signifikan terhadap proses desain produk. Dukungan manajemen puncak dan statistical control/feedback berpengaruh secara signifikan terhadap manajemen arus proses. Manajemen tenaga kerja berpengaruh secara signifikan terhadap statistical control/feedback, sedangkan sikap kerja dan statistical control/feedback berpengaruh secara signifikan terhadap kinerja perusahaan. Dalam penelitian ini juga terbukti kinerja perusahaan berpengaruh secara signifikan terhadap keunggulan kompetitif perusahaan.
Kenyataan ini menunjukkan bahwa infrastruktur di Indonesia belum dapat dikatakan mendukung penerapan praktik TQM. Selain itu, penerapan praktik TQM di Indonesia masih bersifat partial pada bidang-bidang atau programprogram tertentu saja. Implikasi dari hasil penelitian ini adalah bahwa perusahaan perlu membenahi dan meningkatkan infrastruktur yang diperlukan dalam penerapan TQM. Selain itu, haruslah disadari bahwa penerapan TQM merupakan sistem yang menuntut adanya manajemen kualitas total terhadap seluruh aspek organisasi baik tingkat atas organisasi, tingkat bawah organisasi, manajemen fungsi-fungsi organisasi (baik fungsi operasi maupun fungsi-fungsi yang lain), manajemen hubungan dengan pemasok, serta manajemen hubungan dengan pelanggan
This study examined the relationship between Total Quality Management (TQM) practices, company performance, and competitive advantage. The research also analyzed infrastructure that supported the application of Total Quality Management practices. The study data were obtained through questionnaires from 91 companies that achieved ISO 9000 in Indonesia. This study applied Flynn et al. (1995) model, which was modified by Ahire et al.
(1996). The analysis technique used the Analysis Moment Structural and AMOS 3.6 packed program.
The results showed that work attitude proved to affect the product design process significantly. Top management support and statistical control/feedback proved to have significant impacts on process flow management. Workforce management proved to have significant impacts on statistical control/feedback, while work attitude and statistical control/feedback proved to have significant impacts on company performance. This study also proved that company performance had significant impact on competitive advantage.
This reality revealed that infrastructure in Indonesia was still not categorized as supporting the application of TQM practices. Besides, the application of TQM practices was still partial to certain areas or programs. The implications from this study were Indonesian companies must improve their infrastructure that needed to support TQM application. Besides, it must be
understood that TQM application is a system that demands total approach to all of company aspects, including top level company, lower level company, organization functions management, supplier relationship management, and customer relationship management
Kata Kunci : infrastruktur, Total Quality Management, kinerja perusahaaan, keunggulan kompetitif, Analysis Moment Structural, infrastructure, Total Quality Management, company performance, competitive advantage, Analysis Moment Structural