Laporkan Masalah

Dinamika Kluster Industri Kecil dan Rumah Tangga di Jawa 1996 dan 2006

MARIA AVELA YANUAR (pembimbing:Mudrajad Kuncoro, Prof.Dr., M.Soc.Sc.), Mudrajad Kuncoro, Prof.Dr., M.Soc.Sc.

2010 | Skripsi | S1 Economics

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui perubahan pola spasial industri kecil dan rumah tangga (IKRT) di Jawa selama satu dekade. Suatu industri memerlukan beberapa pertimbangan dalam menentukan lokasi usaha. Bentuk persaingan dan eksternalitas dapat dijadikan landasan pertimbangan, seperti eksternalitas teknologi dan persaingan monopolistik yang dikemukakan dalam paradigma Ekonomi Geografi Baru (NEG). Karateristik ini ditemukan pada IKRT di Jawa.

Berdasarkan jumlah tenaga kerja, dengan menggunakan Sistem Informasi Geografi (SIG) ditemukan lokasi utama kluster IKRT di Jawa tahun 2006 yaitu kluster Bandung-Garut-Tasikmalaya, kluster Temanggung-Magelang-Klaten, dan kluster Cilacap-Banyumas-Kebumen. Indeks Perubahan Struktural menangkap adanya perubahan struktural selama satu dekade (1996-2006) pada IKRT, khususnya pada sektor manufaktur. Berdasarkan analisis diskriminan, diketahui bahwa produktifitas tenaga kerja, jumlah populasi dalam suatu kabupaten/kota, dan proporsi tenaga kerja keluarga merupakan prediktor utama yang mampu mengindikasikan sebuah IKRT termasuk dalam industrial districts.

An industry needs some considerations in determining its business location. As introduced in New Geographic Economy (NEG), the form of competition and externality factors could be a base of considerations, such as technology factors and monopolistic competition. These characteristics are found in household and small industries which are located Java Island. The research aims to investigate the spatial change pattern which happened in Java's household and small industries.

By using some clusters which are found in Geographic Information System (GIS), such as Bandund-Garut-Tasikmalaya cluster, Temanggung-Magelang-Klaten cluster, and Cilacap-Banyumas-Kebumen cluster, as the research sample, the structural change index (SCI) found a structural change in household and small industries, especially in manufacture sector, for a decade (1996-2006). The discriminant analysis reveals that labour productivity, region population, and household labour proportion are the main predictors in indicating whether a household and small industry is within industrial district or not.

Kata Kunci : household and small industry, structural change, industrial districts, IKRT, Perubahan Struktural, Industrial Districts


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.