Laporkan Masalah

HUBUNGAN ANTARA ALOKASI ANGGARAN PENDIDIKAN DENGAN MUTU PENDIDIKAN DASAR PADA JENJANG SMP(Studi Kasus di SMP Kabupaten Purworejo)

MARGONO, Irwan Taufiq Ritonga, SE., M. Bus.

2008 | Tesis | S2 Magister Accountancy

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara alokasi anggaran pendidikan dengan mutu pendidikan dasar pada jenjang sekolah menengah pertama yang dibatasi di SMP Negeri Kabupaten Purworejo.

Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan dua pendekatan yaitu kualitatif dan kuantitatif. Metode analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis korelasi. Untuk menganalisis korelasi antara dua variabel diperlukan suatu besaran statistik yang disebut koefisien korelasi atau diberi simbol r.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa, alokasi anggaran yang diterima SMP Negeri di Kabupaten Purworejo yang bersumber dari APBD Kabupaten Purworejo untuk TA 2005/2006 dan 2006/2007 mengalami peningkatan dari 7,3 % menjadi 12,3%, dari APBD Prop. Jawa Tengah mengalami peningkatan dari 2,7 % menjadi 2,9%, dari APBN mengalami penurunan dari 43,9 % menjadi 41,5 %, dan dari peran serta masyarakat menurun dari 46,1 % menjadi 43,3 %. Secara keseluruhan mengalami peningkatan dari Rp 17.325.927.090,- pada tahun 2005/2006 menjadi Rp 22.270.252.000,- pada tahun 2006/2007. Mutu pendidikan SMP Negeri di Kabupaten Purworejo dilihat dari nilai rerata UN pada TA 2005/2006 mencapai 21,00 meningkat menjadi 21,17 pada tahun 2006/2007. Sedangkan dilihat dari angka kelulusan meningkat dari 86,6% pada TA 2005/2006 menjadi 91,7% pada TA 2006/2007. Hasil uji korelasi hubungan antara alokasi anggaran pendidikan dengan mutu pendidikan pada TA 2005/2006 untuk sekolah dengan kategori A (baik sekali) diketahui koefisien korelasi (r) adalah 0,696 atau memiliki tingkat signifikansi 69,6%, untuk sekolah kategori B (baik) diketahui r = 0,751 atau tingkat signifikansi 75,1%, untuk sekolah kategori C (cukup) diketahui r = 0,623 atau tingkat signifikansi sebesar 62,3%. Sedangkan pada TA 2006/2007 untuk sekolah dengan kategori A (baik sekali) diketahui koefisien korelasi (r) sebesar 0,744 atau tingkat signifikansi 74,4%, untuk sekolah kategori B (baik) diketahui r = 0,636 atau tingkat signifikansi sebesar 63,6%, untuk sekolah kategori C (cukup) diketahui r = 0,827 atau tingkat signifikansi sebesar 82,7%. Untuk menghindari kesalahan dalam mengambil kesimpulan, maka dilakukan uji beda alokasi anggaran dan nilai ujian nasional untuk kelompok 15 teratas dan 15 terbawah dari seluruh obyek penelitian yaitu 39 SMP Negeri di Kabupaten Purworejo pada TA 2005/2006 dan 2006/2007 dengan hasil: terdapat perbedaan yang signifikan untuk alokasi anggaran dan nilai ujian nasional. Jadi dalam penelitian dengan judul "Hubungan Antara Alokasi Anggaran Pendidikan dengan Mutu Pendidikan Dasar pada Jenjang Sekolah Menengah Pertama" ini dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara alokasi anggaran pendidikan dengan mutu pendidikan di SMP Negeri Kabupaten Purworejo.

This research have goal for knowing the correlation between education budget allocation with quality of basic education in the junior high school level at Purworejo Regency the limited of state junior high school.

This research representing descriptive research with qualitative and quantitative approach research. Used method analysis data with correlation analysis in this research. To analysis correlation between two variable needed statistical number so-called correlation coefficient given r symbol.

Result of research known that budget allocation which accepted State Junior High School at Purworejo Regency source of money from Regional Budget of Regency (APBD Kabupaten) in the year lesson 2005/2006 and 2006/2007 happened improvement from 7,3% becoming 12,3% and Regional Budget of Province (APBD Propinsi) happened improvement from 2,7% becoming 2,9% and then National Budget (APBN) happened degradation from 43,9% becoming 41,5% and also society taking part in happened degradation from 46,1% becoming 43,3%. As a whole happened improvement from Rp. 17.325.927.090,- in the year lesson 2005/2006 becoming Rp. 22.270.252.000,- in the year lesson 2006/2007. Education quality state Junior High School at Purworejo Regency shown from average National Exam reaching 21,00 mounting to become 21,17 in the year lesson 2006/2007. While seen percentage of pass mounting from 86,6% in the year lesson 2005/2006 becoming 91,7% in the year lesson 2006/2007. Result correlation test between education budget allocation with education quality in the year lesson 2005/2006 for category school A (very good) known correlation coefficient (r) is 0,696 or significant level 69,6%, for category school B (good) known correlation coefficient (r) is 0,751 or significant level 75,1%, for category school C (enough) known correlation coefficient (r) is 0,636 or significant level 63,6%. While in the year lesson 2006/2007 for category school A (very good) known correlation coefficient (r) is 0,744 or significant level 74,4%, for category school B (good) known correlation coefficient (r) is 0,751 or significant level 75,1%, for category school C (enough) known correlation coefficient (r) is 0,827 or significant level 82,7%. To avoid mistake taking conclusion doing different test at budget allocation and national exam value number for group 15 is highest and group 15 under from all research object with result there are significant different for budget allocation and national exam value number. So, this research with title "The Correlation Between Education Budget Allocation With Quality of Basic Education In The Junior High School Level" inferential that proven significant correlation between education budget allocation with quality of basic education at State Junior High School in Purworejo Regency.

Kata Kunci : Alokasi, anggaran pendidikan, mutu pendidikan

  1. S2-FEB-2008-Margono_-_Abstract.pdf  
  2. S2-FEB-2008-Margono_-_Bibliography.pdf  
  3. S2-FEB-2008-Margono_-_Tableofcontent.pdf  
  4. S2-FEB-2008-Margono_-_Title.pdf