Laporkan Masalah

Post Merger Strategi Siemens-Nokia untuk Menjadi Pemimpin di Industri Telekomunikasi

Marbun, Daniel, Dr. Harsono, M.Sc.

2008 | Tesis | S2 Magister Management

Industri telekomunikasi merupakan salah satu industri yang perkembangannya sangat cepat saat ini. Ini dimulai dengan adanya gelombang liberalisasi, privatisasi dan deregulasi yang berdampak persaingan di industri telekomunikasi semakin tinggi. Globalisasi, perkembangan ekonomi dunia dan teknologi baru seperti mobile phone dan broadband mengharuskan perusahaan untuk mempertimbangkan strategi yang dipakai, basis teknologi yang dikembangkan serta produk portfolio nya. Dalam kondisi ini perusahaan harus terus mengembangkan dan memperoleh akses dalam meningkatkan kemampuan dan sumber daya yang ada untuk meningkatkan pangsa pasar, mempertahankan keunggulan kompetitif nya. Salah satu cara yang dilakukan adalah strategi merger. Subjek dari penelitian ini adalah merger Nokia dan Siemens menjadi perusahaan baru Nokia Siemens Networks. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah strategi merger yang dilakukan sudah tepat dan sesuai dengan tujuannya menjadi pemimpin di industri telekomunikasi dunia. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode analisis kualitatif dan deskriptif, wawancara dan studi pusaka. Hasil temuan dari penelitian ini menunjukkan bahwa strategi merger yang dilakukan oleh Nokia dan Siemens untuk menjadi pemimpin di Industri Telekomunikasi belum mencapai tujuan. Untuk dapat mencapai tujuannya, perusahaan baru Nokia Siemens Networks ini harus melakukan strategi dengan melakukan percepatan konsolidasi dan sinergi, fokus pada pelanggan, inovasi dalam teknologi, mempertahankan kualitas dan reliability produk serta harga yang kompetitif.

The telecommunication industry is one of the fastest moving industries today. It started due to liberalization, privatization and deregulation wave in the world that impact to high competition in industry telecommunication. Globalization, the emergence of the New Economy and introductional of new technonoligies such as mobile phones and broadband have forced the telecommunications companies to reconsider their strategy, their technology base improvement and their portfolio. In that context, companies have tried to develop and gain access to desired capabilities and resources and expandend market penetration to sustain competitive advantages. One of the strategy is merger. The subject of this research is Merger Nokia and Siemens to new identity Nokia Siemens Networks. The goal of this reseach is to know merger strategy that the company using is on the track due to become leader in Industry Telecommunication in the world. The methods that used for this research are qualitative and descriptive analysis, interview and literature study. The result of this research found that strategy merger to become number one in Industry Telecommunication not yet achieved. Nokia Siemens Networks may apply acceleration consolidation and synergy, customer focus, innovation in technology, maintain quality and reliability product and competitive price strategy. Key Words: Merger, telecommunication industry, competition.

Kata Kunci : Merger, industri telekomunikasi, kompetisi


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.