Laporkan Masalah

Analisis kualitas pengendalian internal pada direktorat pengawasan intern bank Indonesia

MANAOR, EDWARD, Dr. Sony Warsono, MAFIS.,Ak

2009 | Skripsi | S1 Extention - Accounting

Satuan kerja audit internal memiiki tanggung jawab dalam melakukan penilaian penerapan pengendalian internal di setiap satuan kerja yang ada di perusahaan. Sebagai sebuah bagian dari struktur organisasi, tentu saja satuan kerja audit internal harus menerapkan sistem pengendalian internal yang baik agar pencapaian tujuan satuan kerja itu sendiri dapat tercapai. Dengan begitu, secara tidak langsung sebenarnya satuan kerja audit internal harus mampu menjadi contoh yang baik dalam menerapkan pengendalian internal itu sendiri.

Direktorat Pengawasan Intern Bank Indonesia (DPI-BI) sendiri memiliki visi yang hebat di dalam mengembangkan satuan kerjanya yaitu menjadi satuan kerja audit internal yang profesional dan bereputasi dalam lingkup nasional dan internasional. Direktorat Pengawasan Intern sendiri memiliki beberapa program satuan kerja yang terkait dengan efektivitas dalam pelaksanaan audit.

Namun, fungsi DPI-BI menjadi diragukan kefektifannya akibat skandal aliran dana BLBI yang terungkap beberapa waktu lalu yang menyebabkan rusaknya nama Bank Indonesia sebagai lembaga otoritas perbankan yang memiliki integritas yang tinggi. DPI-BI sebenarnya telah memperkuat fungsi pengawasannya semenjak terjadi krisis ekonomi 1997/1998 yang melanda negara kita termasuk memperkuat kualitas pengendalian internal satuan kerja mereka sendiri sehingga dapat menjalankan fungsi pengawasan secara efektif. Berdasarkan hal tersebut, penulis tertarik untuk meneliti tentang kualitas pengendalian internal pada Direktorat Pengawasan Intern Bank Indonesia.

Sistem Pengendalian Internal adalah semua tindakan yang dilakukan oleh manajemen, direksi, komisaris, ataupun pihak lain untuk mengelola risiko dan meningkatkan kemungkinan tercapainya sasaran dan tujuan yang ditetapkan. Manajemen merencanakan, mengorganisir dan mengarahkan pelaksanaan tindakan yang memadai untuk meningkatkan kepastian bahwa tujuan akan tercapai.

Audit Internal sendiri memiliki standar profesionalisme sendiri sebagai penjaminan mutu bagi kinerja audit yang mereka laksanakan. Penulis menggabungkan elemen-elemen pengendalian COSO dengan standar profesionalisme audit internal yang telah ditetapkan oleh Konsorsium Organisasi Profesi Audit Internal. Melalui penggabungan ini, penulis memeriksa keberadaan pengendalian yang dilakukan dengan menggunakan kuesioner pengendalian internal. Selain dari analisa hasil kuesioner, penulis juga melakukan analisa melalui pengamatan baik secara kegiatan maupun pengamatan dokumen.

Kesimpulan yang dapat diambil dari penelitian ini adalah kualitas pengendalian internal Direktorat Pengawasan Intern sudah cukup baik namun dalam pelaksanaan atau pengimplementasiannya masih kurang berjalan secara efektif.

Kata Kunci : pengendalian internal, BI


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.