Hubungan Kecerdasan Emosional dengan Gaya Kepemimpinan Transformasional Para Manajer di PT. Telekomunikasi Indonesia, Tbk. Divisi Regional IV JATENG-DIY
MALIK, NITA DELIMA (Pembimbing: Reni Rosari, Dra., M.B.A.), Reni Rosari, Dra., M.B.A.
Kecerdasan emosional dianggap memainkan peranan penting bagi efektifitas seorang pemimpin. Pemimpin yang cerdas emosinya tahu bagaimana mengelola emosinya sendiri sehingga bisa mempertahankan fokusnya dalam memimpin organisasi. Terlepas dari itu, kepemimpinan dan manajemen juga merupakan aspek pengelolaan yang penting dalam suatu organisasi. Banyak gaya kepemimpinan yang dapat diimplementasikan dalam suatu organisasi, salah satunya yaitu gaya kepemimpinan transformasional yang dianggap mampu mendatangkan perubahan di dalam diri setiap individu yang terlibat atau seluruh organisasi untuk mencapai performa yang semakin tinggi. Oleh karena itu, penelitian ini dilakukan untuk menganalisis bagaimana hubungan kecerdasan emosional dengan gaya kepemimpinan transformasional.
Populasi penelitian ini adalah seluruh karyawan dari 13 divisi yang ada di PT. Telkom Indonesia Divisi Regional IV Jateng-DIY. Sedangkan yang menjadi sampel adalah para karyawan yang level manajerial serta bawahan dari para manajer yang memiliki tingkat kepemimpinan yang tinggi dan sangat tinggi dari 8 unit bisnis yang memenuhi persyaratan. Metode pengumpulan data yang digunakan berupa kuesioner.
Pada temuan akhir, analisis data yang yang digunakan pada datayang telah dikumpulkan adalah metode analisis Korelasi Pearson, dimana sebelumnya telah dilakukan uji t untuk mengetahui perbedaan penilaian kepemimpinan transformasional antara manajer dengan bawahannya. Berdasarkan hasil analisis Korelasi Pearson, maka dapat diketahui bahwa terdapat hubungan yang positif signifikan antara kecerdasan emosional dengan kepemimpinan transformasional, baik berupa penilaian sendiri oleh manajer maupun berdasarkan penilaian bawahannya. Hasil tersebut turut mendukung studi sebelumnya yang dilakukan oleh Barbuto dan Burbach (2006).
Emotional intelligence is considered to play an important role for the effectiveness of a leader. Emotionally intelligent leader knows how to manage his own emotions so that it can maintain its focus in leading organizations. Apart from that, the leadership and management is also an important aspect of management in an organization. Many styles of leadership that can be implemented within an organization, one of that is transformational leadership styles that are considered capable of bringing changes within each of the individuals involved or the entire organization to achieve higher performance. Therefore, research was conducted to analyze how the relationship of emotional intelligence to transformational leadership style.
The population of this research was all employees of the 13 divisions that exist in PT. Telkom Indonesia Regional Division IV Central Java-Yogyakarta. While the sample is the managerial level employees and subordinates of managers who have highlevel of of leadership and very high of 8 business units that meet the requirements. Data collection methods used in the form of questionnaires.
In the final findings, analysis of the data used in data that has collected is the Pearson correlation analysis method, which previously had been performed t tests to determine the differences in the assessment of transformational leadership among managers with their subordinates. Based on the results of Pearson correlation analysis, it can be seen that there is a significant positive relationship between emotional intelligence and transformational leadership, whether in the form of self-assessment by managers and subordinates based on valuation. These results support the previous studies conducted by Barbuto and Burbach (2006).
Kata Kunci : Kecerdasan emosional, kepemimpinan transformasional, emotional intelligence, transformational leadership