Kemampuan Rasio Book-to-Market Mewakili Risiko: studi Kasus di Bursa Efek Jakarta Periode 2001-2004
Mahdi, Irwan, I Wayan Nuka Lantara, S.E., M.Si.
2007 | Skripsi | S1 Extention - Management
Penelitian ini merupakan replikasi dari penelitian yang dikembangkan oleh Peterkort dan Nielsen (2005) yang menguji pengaruh faktor rasio book-to-market terhadap return dengan menggunakan pendekatan berbasis leverage. Tujuan dari penelitian adalah untuk mengetahui kemampuan rasio book-to-market mewakili risiko. Sampel penelitian yang mencakup seluruh perusahaan non finansial yang terdaftar di Bursa Efek Jakarta dalam periode penelitian dibagi dalam 100 portofolio yang diurut berdasarkan rasio book-to-market dan market leverage. Kemudian dilihat kecenderungan pola return terhadap rasio book-to-market dan market leverage. Dengan beranggapan bahwa rasio book-to-market merupakan kombinasi dari market leverage dan book leverage, maka rasio book-to-market akan mengandung risiko finansial yang dibawa oleh leverage. Jika rasio book-to-market tidak dapat mewakili risiko, maka pada perusahaan yang tidak menggunakan hutang untuk pembiayaan tidak terdapat pengaruh leverage. Pengujian hipotesis membuktikan bahwa market leverage dan return meningkat bersamaan dengan naiknya rasio book-to-market, dan book leverage turun bersama naiknya rasio book-to-market. meskipun tingkat kenaikan tidak stabil dan pada portofolio tertentu turun tetapi tetap menunjukkan pola menaik dan menurun. Pada percobaan regresi seluruh sampel, rasio book-to-market memberikan pengaruh pada return baik sendiri maupun bersama dengan market leverage. Pada regresi all equity sample dimana risiko yang dibawa leverage dianggap sangat kecil, rasio book-to-market tetap memberikan pengaruh pada return sehingga disimpulkan bahwa rasio book-to-market dapat mewakili risiko dan bukan merupakan risiko finansial yang dibawa oleh book dan market leverage.
This research is replicated from the one that developed by Peterkort and Nielsen (2005) which investigated whether the book-to-market ratio acts as proxy for risk using the leverage-based alternative. Sample for this research including all non-financial firm listed at Jakarta Stock Exchage in research periode. The data are divided into 100 portofolios ranked by book-to-market ratio and market leverage. The risk-based leverage explanation is motivated by Fama and French (1992) observation that the book-to-market ratio can be intepreted by market leverage scaled by book leverage. Result from the test show that market leverage and return increase with increasing book-to-market ratio and decreased with increasing book-to-market ratio. From base sample regression we find that book-to-market ratio effets return as well as in all equity sample. From that result can be conclude that book-to-market ratio acts as proxy for risk. Keywords: book-to-market ratio, leverage, Risk
Kata Kunci : Rasio Book-to-Market; Pemasaran; Leverage; Resiko; Risk