Laporkan Masalah

Analisis Faktor-faktor Yang Mempengaruhi Audit Delay pada Perusahaan Manufaktur di Indonesia: studi empiris pada Perusahaan-perusahaan Manufaktur yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Periode 2003-2005

Mahasari, Fitria, Irwan Taufiq Ritonga, S.E., M.Bus., Ak.

2008 | Skripsi | S1 Accounting

Penelitian ini bertujuan menguji faktor-faktor penentu audit delay, yakni jumlah hari di antara tahun fiskal perusahaan sampai dengan tanggal laporan audit, di Indonesia. Penelitian yang didasarkan pada sampel sebanyak 45 perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia untuk perioda 2003-2005, memperluas penelitian-penelitian sebelumnya dengan cara menguji hubungan multivariat antara sejumlah variabel independen (meliputi: ukuran perusahaan, proporsi sediaan, kerugian yang dilaporkan, indeks risiko finansial, tipe auditor, tipe opini audit) dan audit delay. Statistik deskriptif menunjukkan bahwa rata-rata audit delay yang terjadi di Indonesia adalah 74 hari untuk tiga perioda penelitian, dengan deviasi standard sebesar 13 hari. Nilai adjusted R2 dari model regresi cukup rendah, hanya 17,41%, menunjukkan bahwa variabel-variabel yang diuji hanya dapat menjelaskan 17,41% variasi dari variabel audit delay, dan sisanya dijelaskan oleh variabel-variabel lain. Lebih jauh, hasil-hasil dari regresi panel multiple dengan common effect mendukung hipotesis null yang telah dirumuskan, kecuali untuk variabel ukuran perusahaan dan indeks risiko finansial. Temuan utama di dalam penelitian ini adalah audit delay signifikan lebih pendek untuk perusahaan yang berukuran lebih besar dan/atau perusahaan yang menunjukkan indeks risiko finansial yang rendah. Sedangkan di sisi lain, temuan untuk variabel-variabel selain yang disebutkan di atas mengarah pada kesimpulan bahwa audit delay boleh jadi lebih pendek untuk perusahaan yang: (1) memiliki proporsi sediaan yang lebih rendah, (2) melaporkan income negatif, (3) diaudit oleh kantor akuntan publik The Big-4, (4) mendapatkan opini audit other-than-standard, meskipun hasil-hasil tersebut secara statistik tidak signifikan. Diharapkan dengan adanya penelitian ini, yang dilakukan di dalam konteks yang secara ekonomi dan budaya berbeda dari penelitian-penelitian yang telah ada, dapat berkontribusi terhadap literatur audit delay dewasa ini. Kata Kunci: Karakteristik Kualitatif Informasi, Timeliness, Audit Delay, Ukuran Perusahaan, Proporsi Sediaan, Kerugian yang Dilaporkan, Indeks Risiko Finansial, Tipe Auditor, Tipe Opini Audit.

This study examines the determinants of 'audit delay', the number of calendar days from fiscal year-end to the audit report date, in Indonesia. The study, which is based on a sample of 45 manufacturing companies listed in the Indonesian Stock Exchange (IDX) for the period 2003-2005, extending prior researches by investigating the multivariate relationship between a set of explanatory variables (including: company size, inventory proportion, reported income, financial risk index, auditor type, and audit opinion type) and audit delay. Descriptive statistics indicate that on average the audit delay is 74 days for three years period of study with a minimum standard deviation of 13 days. The adjusted R2 of the regression models is relatively low (17,41%), showing that a set of tested variables can only explain 17,41% of audit delay variations, with the remaining are explained by the other variables. Furthermore, the results from multiple-common effect panel regression largely support null hypotheses that were put forward, except for the company size and financial risk index variables. The primary findings are that the audit delay is significantly shorter for the companies that are larger in size and for those that show lower financial risk index. On the other hand, the findings of remaining variables suggest that audit delay might be shorter for companies that (1) have lower-inventory proportion, (2) report negative income, (3) are audited by The Big-4 accounting firm, and (4) receive other-than-standard audit opinion, though those results are statistically not significant. It is expected that this study, which is conducted in an economically and culturally different context from all existing studies, can contribute towards the current literature on audit delay. Keywords: Qualitative Characteristics of Information, Timeliness, Audit Delay, Company Size, Inventory Proportion, Reported Income, Financial Risk Index, Auditor Type, and Audit Opinion Type.

Kata Kunci : Audit Delay; Auditing


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.