Mekanisme Tata Kelola Perusahaan dan Manajemen Laba Dalam Menjelaskan Pengaruh Economic Value Added terhadap Penciptaan Nilai Bagi Pemegang Saham
LUBIS, KARTIKA SARI (adv.: Eduardus Tandelilin, Prof., Dr., M.B.A.), Eduardus Tandelilin, Prof., Dr., M.B.A.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Economic Value Added terhadap nilai perusahaan. Tujuan kedua adalah untuk mengetahui pengaruh Economic Value Added terhadap nilai perusahaan pada perusahaan yang menerapkan tata kelola perusahaan dan mempunyai tingkat manajemen laba yang berbeda serta mengetahui pengaruh tata kelola perusahaan mempengaruhi manajemen laba.
Data dalam penelitian ini adalah data sekunder kuantitatif yaitu data laporan keuangan perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia, data yang tersedia lengkap mengenai dewan komisaris dan komisaris independen serta data yang diperlukan untuk mendeteksi adanya manajemen laba, dan data saham masing-masing perusahaan sampel sebanyak 30 perusahaan yang dipilih secara purposive sampling dengan lima tahun (2005-2009) pengamatan. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan model regresi data panel.
Hasil penelitian menunjukkan Economic Value Added berpengaruh secara positif terhadap nilai perusahaan. Economic Value Added berpengaruh secara signifikan terhadap nilai perusahaan hanya pada perusahaan yang memiliki tata kelola perusahaan untuk kategori tinggi, sedangkan untuk perusahaan yang memiliki tata kelola perusahaan untuk kategori rendah, hasil yang didapat tidak signifikan. Pengaruh Economic Value Added terhadap nilai perusahaan akan melemah bagi perusahaan yang melakukan manajemen laba. Variable tata kelola perusahaan yang berupa komisaris independen dan kepemilikan manajerial berpengaruh negatif dan signifikan terhadap manajemen laba, sedangkan komite audit tidak berpengaruh terhadap manajemen laba.
This study aims to (a) determine the effect of Economic Value Added towards firms value, (b) determine the effect of Economic Value Added towards firms value at companies that have different corporate governance, c) determine the effect of Economic Value Added on firms value that have different levels of earning management, and (d) determine the effect of corporate governance on earning management.
This study uses secondary quantitative data such as: financial statement data of manufacturing companies listed on the Indonesia Stock Exchange which includes information of commissioners and independent commissioners; data needed to detect the presence of earning management; and share data from each companyÂ’s sample of 30 companies selected by purposive sampling for five years (2005-2009) observations. Data analysis in this study uses panel data regression model.
The result shows that Economic Value Added has positive effect on firm value. Economic Value Added significantly influences firm value only in companies that have corporate governance at high category, while the results for companies that have corporate governance at low category are insignificant. Effect of Economic Value Added on firm value will be weakened for companies that do profit management. Corporate governance variables like independent commissioner and managerial ownership have significant and negative effect on earning management, while audit committee has no effect on earning management.
Kata Kunci : corporate governance, earning management, economic value added, tata kelola perusahaan, manajemen laba,