Analisis Pengaruh Pengumuman Perubahan Tingkat Suku Bunga Sertifikat Bank Indonesia Terhadap Kinerja Saham
LUBAB, MUHAMAD AHNAF (Pembimbing: Sumiyana, Drs., M. Si.), Sumiyana, Drs., M. Si.
Tujuan penelitian ini adalah untuk menguji secara empiris apakah terdapat adanya kandungan informasi dalam pengumuman perubahan tingkat suku bunga Bank Indonesia (BI) terhadap kinerja pasar modal Indonesia yang dinyatakan dengan adanya abnormal return. Penelitian ini juga menguji hubungan antara perubahan tingkat suku bunga dan kinerja saham tingkat pasar dan tingkat industri keuangan.
Peneliti memeriksa sampel perioda 2005-2011 terdiri dari 67 pengumuman tingkat suku bunga yang terdiri dari 12 kali kenaikan tingkat suku bunga, 23 kali penurunan tingkat suku bunga, dan 32 kali tidak terjadi adanya perubahan tingkat suku bunga dibandingkan pengumuman sebelumnya. Peneliti menggunakan satu indeks pasar yaitu Index Harga Saham Gabungan (IHSG) BEI, dan satu indeks industri menggunakan Jakarta Financial Index (JFI). Pengujian dilakukan dengan uji t beda rerata cumulative mean adjusted return (CMAR) pada hari-hari pada jendela peristiwa (event window).
Hasil penelitian menunjukkan bahwa kinerja pasar dan kinerja industri bereaksi negatif terhadap kenaikan tingkat suku bunga, sementara bereaksi positif terhadap penurunan tingkat suku bunga. Selain itu, ada juga indikasi kinerja sektor keuangan cenderung lebih sensitif dibandingkan dengan kinerja pasar.
The purpose of this study is to empirically examine whether there is an information content in the announcement of changes in interest rates by Bank Indonesia (BI) to the performance of the Indonesian capital market which is stated in the presence of abnormal return. This study also examined the relationship between changes in interest rates and stock performance level and the level of market finance industry.
Researchers examine a sample period of 2005-2011 consists of 67 interest rate announcement which includes 12 times of rising interest rates, 23 times the decline in interest rates, and 32 times does not happen any changes in interest rates compared to the previous announcement. The researchers used a single market index is the Composite Stock Price Index (CSPI) BEI, and an index of industrial uses Jakarta Financial Index (JFI). Tests performed by t test difference cumulative mean adjusted return average (CMAR) on the days in the event window (event window).
The results showed that the performance of market and industry performance to react negatively to rising interest rates, while reacting positively to the decline in interest rates. In addition, there is also an indication of the performance of the financial sector tend to be more sensitive than market performance.
Kata Kunci : interest rates, stock returns, event study, the BI rate, CMAR, suku bunga, pengembalian saham, studi peristiwa