Laporkan Masalah

Analisis Strategi Bersaing Industri Atap Rumah PT. Jawabetonindo Perkasa

LIMANTARA, ROBERT (Adv.: Djoko Susanto, Prof., Dr., MSA.), Djoko Susanto, Prof., Dr., MSA.

2012 | Tesis | S2 Magister Management

Keunggulan bersaing merupakan kunci utama strategi manajemen. Ketika sebuah organisasi memiliki keunggulan bersaing, berarti perusahaan memiliki sesuatu yang tidak dimiliki oleh pesaing lainnya, melakukan sesuatu yang lebih baik yang tidak dimiliki perusahaan lain, atau melakukan sesuatu yang tidak dapat dilakukan perusahaan lain. Dihadapkan pada kondisi persaingan yang makin sengit, maka PT JawaBeton harus berbenah agar tidak ketinggalan dengan para pesaing yang lain bahkan mengunggulinya. Dengan mengenal keunggulan bersaing yang dimilikinya maka perusahaan dapat menentukan langkah-langkah apa yang dapat dilakukan dalam bersaing. Penelitian ini menggunakan kerangka analisis strategi bersaing yang melibatkan analisis lingkungan eksternal seperti analisis struktur industri dan analisis lingkungan internal dengan menggunakan analisis rantai nilai. Strategi bersaing dirumuskan berdasarkan hasil analisis lingkungan eksternal dan internal, strategi bersaing saat ini dan visi dan misi PT JawaBeton. Hasil analisis tersebut menunjukkan bahwa perusahaan sebaiknya menggunakan kualitas produk sebagai kekuatan dan pembeda dari para pesaingpesaingnya. Perusahaan lebih baik menitikberatkan pada upaya-upaya yang mendukung diferensiasi dibandingkan pada keunggulan biaya, apalagi image produk dan respon pasar terhadap produk PT JawaBeton telah membuktikan bahwa diferensiasi dengan mengeksploitasi kualitas produk ini berhasil. Hal ini harus dilakukan karena secara umum kekuatan yang dimiliki oleh PT Jawabeton telah mendukung hal ini. PT Jawabeton dapat lebih mengeksploitasi kekuatan ini dengan membenahi manajemen dan infrastrukturnya saat ini.

Competitive advantage is a major ingredient toward strategic management. When a company have a competitive advantage, it mean company have something which other company didnÂ’t have, and could do something which could not do by other company. Facing intense competition, PT JawaBeton must restore itself in order to prevail the competition. By knowing its competitive advantage, PT JawaBeton can formulate its strategy and take action need in order to compete. This study employ competitive strategy analysis framework which include external environment analysis such as structural industry analysis and internal environmental analysis such as value chain analysis. Compettitive strategy formulated based on external and internal environment analysis results, current competitive strategy and PT JawaBetonÂ’s vision and mision. The results shows that the company should use its product quality as strength and to gain distinctive advantage toward its competitors. Company should emphasizes its efforts on differentiation matters rather than cost leadership. CompanyÂ’s product image and market responses proved that differentiation through its product quality superiority has succeded. These efforts must be done because PT JawaBetonÂ’s strengths support this strategy. PT JawaBeton must exploit its strengths through management and infrastructure restoration.

Kata Kunci : Competitive Strategy, Industry Structural Analysis, alue Chain, Differentiation, and Cost Leadership, Strategi Bersaing, Analisis Struktur Industri, Rantai Nilai, Diferensiasi dan Keunggulan Biaya.


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.