Laporkan Masalah

Penilaian Kesehatan Bank oleh Bank Indonesia dan Manajemen Laba dalam Perbankan

Lilis Setiawati (Adv: Dr. Ainun Na'im, MBA., Ak.), Dr. Ainun Na'im, MBA., Ak.

1999 | Tesis | S2 Accounting

Banyak kasus dan penelitian membuktikan bahwa penggunaan laporan keuangan (yang mengandung kelemahan inheren, yaitu fleksibilitas bagi penyusun laporan keuangan untuk memilih kebijakan pelaporan) dalam berbagai kontrak bisnis telah memicu perilaku manajemen laba (earnings management) dalam penyusunan laporan keuangan. Akuntansi yang kita kenal dan kita percaya sebagai informasi keuangan perusahaan memang tidak sempurna dan tidak dapat dilepaskan dari estimasi, kebebasan memilih kebijakan, dan berbagai subyektivitas manajemen yang lain. Yang penting, mereka yang berkepentingan dengan laporan keuangan (seperti pengguna laporan keuangan, dan pembuat regulasi) mengakui bahwa manajemen laba memang ada, dan memahami kondisi yang memicu penyusun laporan keuangan melakukan manajemen laba agar tidak salah mengambil keputusan. Keperdulian kita pada masalah manajemen laba merupakan kontribusi awal untuk mendukung terciptanya efisiensi dalam alokasi dana.

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi perilaku manajemen laba dalam industri perbankan di Indonesia. Apakah penggunaan laporan keuangan oleh Bank Indonesia untuk menilai kesehatan bank mempengaruhi bank umum (sebagai penyusun laporan keuangan) untuk melakukan manajemen laba. 421 tahun obeservasi digunakan sebagai sampel penelitian. Sampel tersebut dikelompokkan menjadi 3 kelompok berdasarkan pada perubahan skor kesehatan bank. Nilai discretionary accrual yang distandardisasi mengindikasikan bahwa tingkat discretionary accrual bank yang mengalami penurunan tingkat kesehatan positif dan berbeda secara signifikan dari nol. Uji t-test dan ANOVA mengindikasikan tingkat discretionary accrual bank umum yang mengalami penurunan skor kesehatan (relatif dibandingkan skor kesehatan tahun lalu) lebih tinggi dibandingkan dengan tingkat discretionary accrual bank umum yang tidak mengalami peningkatan skor kesehatan. Temuan ini mengindikasikan bahwa bank yang mengalami penurunan skor kesehatan memilih kebijakan akrual yang dapat meningkatkan laba.

Penelitian ini diharapkan berguna bagi pihak-pihak yang berkepentingan dengan laporan keuangan perbankan, seperti Bank Indonesia sebagai bank sentral yang memiliki tanggung jawab untuk mengawasi dan mengatur aktivitas perbankan, dan pemakai laporan keuangan yang berkepentingan dengan investasi dalam industri perbankan.

Many cases and researches show that financial statement usage (that encompass inherent weaknesses, like flexibility in preparing financial statement) in many business contract have stimulated manager to manipulate earnings. Accounting that we know is imperfect. We can not ignore that fact. What we can do is to know the conditions that can motivate manager to manage earnings so we can not be fooled by them. Paying attention to earnings management problems is a contribution in creating trustful information that is useful for efficiency in fund allocation.

The objective of this study is to evaluate earnings management in banking industry in Indonesia. Is financial statement utilization in bank evaluation (by Bank Indonesia as Central Bank) motivating manager to manage earnings? 421 years observation is used as final sample. This sample is classified into three group based on the delta of bank's healthy score. The empirical result show that Z score of bank's discretionary accrual whose healthy score decrease (relative to last year score) is positive and significant. Beside that, t-test and ANOVA indicate that discretionary accrual of bank whose healthy score decrease is higher than discretionary accrual of bank whose healthy score do not decrease. This implies that bank whose healthy score decrease make income increasing accrual to hide its under average quality.

It is hope that this study will be useful to all parties that have interest with bank's financial statement, like bank central who has responsibility to monitor banking activities and to regulate banking industry, and users of bank's financial statement, who have interest in fund investments in banking industry.

Kata Kunci : kesehatan bank, manajemen laba


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.