Penggunaan rasio keuangan dalam memprediksi kegagalan pada perusahaan-perusahaan go public di Indonesia
Likumahwa, Zendy Anastasia (Adv.: Dr. Indra Bastian, MBA), Dr. Indra Bastian, MBA
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui manfaat rasio keuangan dalam memprediksi kegagalan pada perusahaan-perusahaan go public di Indonesia. Prediksi itu dilakukan dengan melihat apakah terdapat perbedaan pada rasio-rasio keuangan tertentu antara perusahaan yang gagal dengan perusahaan yang tidak gagal, dan apakah rasio-rasio keuangan tersebut memiliki pengaruh yang kuat dalam memprediksi kegagalan pada perusahaan-perusahaan go public di Indonesia.
Variabel Independen yang digunakan dalam penelitian ini adalah rasio-rasio keuangan yang digunakan dalam metode Altman (z-score), yaitu rasio Working Capital/Total Asset, Retained Earning/Total Asset, EBIT/Total Asset, Market Value of/ Equity/Book Value of /Total Debt, dan Sales/Total Asset. Variabel Dependen terdiri dari perusahaan gagal dan perusahan tidak gagal. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini terdiri dan 8 perusahaan gagal dan 8 perusahaan tidak gagal antara tahun 1999-2003.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada 1 tahun terakhir, rasio Working Capital Total Asset, Retained Earning/Total Asset, EBIT/Total Asset, dan Sales/Total Asset pada perusahaan yang gagal berbeda dengan perusahaan yang tidak gagal. Pada 2 tahun terakhir, rasio EBIT/TA pada perusahaan yang gagal terbukti berbeda dengan perusahaan yang tidak gagal. Pada 3 tahun terakhir, kelima rasio yang diuji terbukti tidak berbeda antara perusahaan yang gagal dengan perusahaan yang tidak gagal. Hasil lain yang diperoleh adalah rasio Working Capital Total Asset dan rasio EBITlTotal Asset terbukti memiliki pengaruh yang kuat dalam memprediksi kegagalan pada perusahaan-perusahaan go public di Indonesia dibandingkan ketiga rasio lainnya, dengan tingkat keakuratan sebesar 94% pada satu tahun terakhir, 75% pada dua tahun terakhir dan 69% pada tiga tahun terakhir.
This research purposed to know the benefit offinancial ratios in predicting failure on go-public finns in Indonesia. The eriter predicted failure on the go-public firms in Indonesia by observing if there were difference on certain financial ratios between the failed finns with the successful ones, and if there werw financial ratios that have strong effect on the prediction of performed the prediction.
The independent variabels used inthis stydy were the financial ratios used in Altman method (z-score). The ratios werw Working Capital/Total Asset, Retained Earning/Total Asset, EBIT/Total Asset, Market Value of Equity/Book Value of Total Debt, and Sales/Total Asset. The dependent variables consisted of 8 faoled firms and 8 successfill firms from 1999-2003.
The research results showed that on the last 1 year, the ratios of Working Capital/Total Asset, Retained Earning/Total Asset, EBIT/Total Asset, and Sales/Total Asset in the failed firms were different to the successful ones. On the last 2 years, the ratios of EBIT/Total Asset of the failed firms proved to be different with the successful ones. On the last 3 years, all five examined ratios proved to be different between the failed and the successful firms. Anotller result got were that the ratio of Working Capital/Total Asset and ratio of EBIT/Total Asset proved to have strong influence in the prediction of failure on go-public firms in Indonesia compared to three other ratios, with accuracy level of 94% on the last one year, 75% on the last two year and 69% on the last three year.
Kata Kunci : Kegagalan/kebangkrutan, rasio keuangan, Altman (Z-score), kemampuan memprediksi. failure, financial ratio, Altman (z-score), compentence to predict.