Laporkan Masalah

FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PRAKTIK PERATAAN LABA PADA PERUSAHAAN YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK JAKARTA

Liauw She Jin (adv. Dr.Mas'ud Machfoedz, MBA,Ak.), Dr.Mas'ud Machfoedz, MBA,Ak.

1997 | Tesis | S2 Accounting

Penelitian ini dirancang untuk meneliti faktor-faktor yang dapat dikaitkan dengan adanya praktik perataan laba pada perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek Jakarta. Faktor-faktor yang diuji dalam penelitian ini adalah ukuran, profitabilitas, sektor industri serta laverage operasi perusahaan. Untuk menentukan apakah suatu perusahaan melakukan praktik perataan laba atau tidak digunakan indeks Eckel.Sedangkan untuk tujuan perataan laba yang akan diamati adalah laba bersih setelah pajak. Yang menjadi sampel dalam penelitian ini adalah perusahaan yang telah terdaftar di Bursa Efek Jakarta sejak 1990 dengan periode pengamatan selama 6 tahun, yaitu dari tahun 1991-1996. Jumlah sampel yang digunakan dalam penelitian

ini adalah 53 perusahaan dengan subsampel sebanyak 318 laporan keuangan.

Hipotesis yang akan diuji dalam penelitian ini adalah bahwa ukuran, profitabilitas; sektor industri dan laverage operasi perusahaan tidak berpengaruh pada praktik perataan laba. Pengujian yang dilakukan meliputi statistik deskriptif yang terdiri dari rata-rata dan distribusi frekuensi serta statistik inference yang terdiri dari univariate test (Mann Whitney, Chi-Square dan T-Test) dan

multivariate test (regresi logistik) untuk mengetahui faktor-faktor yang berpengaruh terhadap praktik perataan laba. Pengujian normalitas data dengan One-Sample Kolmogorov-Smirnov juga dilakukan untuk menentukan jenis

pengujian univariate yang akan digunakan.

This research is designed to examine the factors that can be identified with the incidence of income smoothing practice among listed companies at Bursa Efek Jakarta. The factors being examined were size, profitability, industrial sectors and operating laverage of the companies. To determine the incidence of income smoothing practice, Eckel index was used. It is the net income after tax that become the object of income smoothing in this research. The samples used in this research were listed companies at Bursa Efek Jakarta since 1990 with the

examination period of six years from 1991-1996. Total samples being examined were 53 companies with total subsamples of 318 financial statements.

The hypotheses being examined were that size, profitability, industrial sectors and operating laverage of the companies did not affect the income smoothing practice. The tests performed consisted of descriptive statistics, which were mean and frequency distributions, and inference statistics, which were univariate tests (Mann-Whitney, Chi-Square and T-Test) and multivariate tests (logistic regression) to identify the factors that affect the income smoothing practice. One-Sample Kolmogorov-Smirnov test was also performed to test the

normality of the data to determine the type of univariate test to be used.

Kata Kunci : perataan laba, perusahaan go public, BEJ


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.