ANALISIS KEGUNAAN PENGHASILAN OPERASI, PENGHASILAN BERSIH DAN PENGHASILAN KOMPREHENSIF DALAM MENJELASKAN LABA SAHAM
Leo Agung Ajie Handoko (Pemb : Dr. Mardiasmo, MBA), Dr. Mardiasmo, MBA
Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis kegunaan penghasilan operasi, penghasilan bersih dan penghasilan komprehensif dalam menjelaskan laba saham. Kegunaan ketiga penghasilan tersebut diukur dengan menggunakan alat statistik yang bernama Adjusted Coefficient of Determinations (Adjusted R2). Hasil-hasil Adjusted R2 masing-masing definisi penghasilan tersebut kemudian dibandingkan satu sama lain untuk mengetahui definisi penghasilan yang mana paling kuat menjelaskan laba saham. Selain itu diteliti pula pertambahan kegunaan (pertambahan Adjusted R2) dalam menjelaskan laba saham antara penghasilan operasi secara tersendiri dan pertambahan operasi digabungkan dengan penghasilan bersih, serta antara penggabungan penghasilan operasi dengan penghasilan bersih dan penggabungan seluruh definisi penghasilan tersebut.Sampel yang digunakan berjumlah seratus saham perusahaan yang tercatat di Bursa Efek Jakarta (BEJ) dan penelitian untuk mencari Adjusted R2 dilakukan selama periode 1994 — 1996.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ketiga definisi penghasilan ini rata-rata memilki kegunaan yang sama dalam menjelaskan laba saham (hanya dua pengujian hipotesis yang menolak bahwa ketiga definisi penghasilan memiliki kegunaan yang sama dalam menjelaskan laba saham) selain itu secara rata-rata tidak ditemukan pertambahan kegunaan dalam menjelaskan laba saham bila beberapa definisi penghasilan tersebut digabungkan dibandingkan bila hanya menggunakan satu atau dua definisi penghasilan saja (hanya dua hipotesis yang menolak tidak ada pertambahan kegunaan antara penghasilan operasi dan penggabungan penghasilan operasi dengan penghasilan bersih).
Kata Kunci : Analisis Kegunaan, Laba Saham