Kinerja Penyaluran Kredit Perbankan Daerah Dalam Mendukung Pertumbuhan Ekonomi Global
KUSWARDANI, RATNA KHAIRUNNISA (Adv.: Wihana Kirana Jaya, Prof. M.Soc.Sc., Ph.D.), Wihana Kirana Jaya, Prof. M.Soc.Sc., Ph.D.
Penelitian ini menggunakan kerangka financial development untuk melihat bagaimana pengaruh kredit perbankan daerah dalam memacu pertumbuhan ekonomi regional. Setelah adanya sistem otonomi, daerah diharapkan memiliki kemandirian untuk meningkatkan pertumbuhan ekonominya sendiri. Disini BPD diharapkan mampu menjadi salah satu tiang dari sumber pembiayaan di daerah. Kondisi BPD yang lebih efisien diharapkan mampu memainkan peran intermediasinya dengan lebih baik yakni dengan meningkatkan penyaluran kredit. Dalam penelitian ini wilayah Indonesia dibagi menjadi kawan regional Indonesia Barat dan kawasan regional Indonesia Timur untuk melihat perbedaan efek perbankan daerah pada kedua regional tersebut.
Penelitian ini menggunakan analisis data panel dengan 26 data cross-section dari 33 provinsi di dan 9 data time series dari tahun 2002 sampai 2010. Pendekatan model data panel yang digunakan adalah pendekatan Fixed Effect Model. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hubungan antara efektifitas kredit BPD dengan pertumbuhan ekonomi ternyata positif signifikan pada regional Indonesia barat namun negatif walaupun tidak signifikan pada regional Indonesia Timur. Dari hasil penelitian ini juga didapat bahwa pengaruh kredit yang disalurkan oleh bank umum terhadap pertumbuhan ekonomi lebih besar daripada pengaruh kredit yang diberikan oleh BPD. Perlu diadakan penelitian lebih lanjut terkait hasil dari penelitian ini.
This paper used financial development framework to analyze how regional banks credit lending support regional economic growth. After the implementation of regional autonomy in 2001, each region is expected to have its own ability to enhance its economic growth. Regional bank is expected to play a role as the pillar and source of financing for regional economic growth. It is expected that the more efficient regional banks, the better intermediation function to allocate credit. In this research, Indonesia is divided into two regions: West Indonesia region and East Indonesia Region to compare the effect of regional banks credit lending in supporting regional growth.
This research used panel data analysis with 26 cross-section data from 33 provinces in 9 time series data in 2002-2010. The panel data using fixed effect approach. The result of this research is that the relation of credit bank and growth is positive and significant in West Indonesia Region but negative in East Indonesia Region. The effect of credit lending in supporting regional economic growth by national bank is relatively higher than regional banks in those two regions. This paper highlights many areas needing additional research.
Kata Kunci : regional bank, regional economic growth, fixed effect panel data, bank pembangunan daerah, pertumbuhan ekonomi regional, data panel.