Laporkan Masalah

Dampak Perubahan Earning dan Cash Flow Terhadap Kemampuan Perusahaan Membayar Dividen

KUSUMAWATI HENI (Pembimbing): Dr. Suad Husnan, MBA., Dr. Suad Husnan, MBA.

2015 | Tesis | S2 Management

INTISARI

Kemampuan perusahaan membayar dividen berkaitan dengan tingkat keuntungan perusahaan. Secara umum perusahaan membayarkan dividen yang lebih tinggi diindikasikan oleh penerimaan earning perusahaan yang meningkat, demikian berlaku sebaliknya. Namun demikian pengukuran kemampuan perusahaan membayar dividen seringkali didasarkan atas perubahan cash flow, karena diduga ada unsur accrual dalam earning yang mendorong manajemen perusahaan melakukan manipulasi praktik akuntansi dalam pembuatan laporan keuangan. Penelitian ini membahas dua issue utama tentang, pertama, apakah ada pengaruh positip dan signifikan antara perubahan earning terhadap kemampuan perusahaan membayar dividen. Kedua, apakah ada pengaruh positip dan signifikan antara perubahan cash flow terhadap kemampuan perusahaan membayar dividen.

Penelitian ini menganalisis sejumlah sampel yang terdiri dari perusahaan - perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek Jakarta selama periode 1993-1996 dan telah memenuhi persyaratan pengambilan sampel dalam penelitian ini. Koefisien model penelitian di anal i si s dengan menggunakan uji multivariate regression, dengan terlebih dahulu menghilangkan intertwining effects yang terdapat dalam variabel dependen. Hasil empiris dalam penelitian ini memberikan beberapa temuan sebagai berikut, pertama, variabel kontrol yang terdiri dari perubahan penjualan perubahan investasi, dan perubahan utang tidak dapat memberikan penjelasan dalam penelitian ini. Kedua, perubahan earning, perubahan cash flow, dan variabel dummyl tidak signifikan secara statistik berpengaruh terhadap perubahan dividen. Ketiga, variabel dummy2 signifikan secara statistik berpengaruh terhadap perubahan dividen. Hasil penelitian ini mengindikasikan bahwa di Indonesia tingkat keuntungan yang diproxy-kan oleh earning dan cash flow belum dapat dianggap sebagai alternatif pengukuran kemampuan perusahaan metnbayar dividen.

Kata kunci: Dividen, perubahan earning, dan perubahan cash flow

ABSTRACT

Company ability to pay dividend is closely related to its earnings. Dividend paid to stockholders will increase as the earning increase, and vice versa. However, this assumption in questioned today does to the accrual basis of accounting which will be used to smoothing the company earnings. Therefore, this research used cash flow as an alternative proxy. This research will discuss is earning and cash flow has any positive and significant effect to company ability to pay dividend. A list of companies listed on Jakarta Stock Exchanges from 1993 to 1996 are use to select a sample. The intertwining effects in the dependent variable is removed and coefficient research model were analysed using the multivariate regression test. The empirical result of this research indicates: first, control variables which consist of changes in sales volume, changes in investment, and changes in liabilities has no further explanation to this research. Second, the changes in earning, changes in cash flow, and dummy] variable statistically insignificant to dividend changes. Third, only dummy2 variable statistically significant to this research. This research also indicates that the rate of return of Indonesian company, which proxy by earning and cash flow, can not be use as alternative to measured company ability to pay dividend.

Keywords: dividend, changes in earnings, and changes in cash flow.

Kata Kunci : DAMPAK PERUBAHAN EARNING DAN CASH FLOW TERHADAP KEMAMPUAN PERUSAHAAN MEMBAYAR DIVIDEN


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.