Laporkan Masalah

Internal Control Analysis: A Study Case On Pdam Kota Magelang Research

KUSUMAWARDANI, SAGITA (Adv.: Goedono , Prof. Dr., M.B.A., C.M.A), Goedono , Prof. Dr., M.B.A., C.M.A

2014 | Skripsi | S1 Accounting

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menemukan proses pengendalian internal dan mengidentifikasi penerapannya pada sektor publik selama Januari-Maret 2014 Penelitian ini berlangsung di PDAM Kota Magelang dan sumber airnya. Proses identifikasi dicapai dengan penelitian kualitatif dan penelitian deskriptif eksploratif. Hasil Wawancara dianalisis dengan analisis isi untuk menghasilkan pemahaman yang melayani aplikasi dan proses pengendalian internal di PDAM Kota Magelang.Analisis ini didasarkan pada 5 COSO Kerangka Pengendalian Internal termasuk lingkungan pengendalian, penilaian risiko, aktivitas pengendalian, informasi dan komunikasi dan pemantauan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aplikasi internal di PDAM Kota Magelang sudah cukup tapi tidak optimal. Mereka disebabkan oleh kelalaian dari manajemen, karyawan dan pengawasan yang lebih rendah dari otorisasi pada proses operasional. Dengan menggunakan kerangka COSO, itu akan disajikan dengan benar sebagai pedoman untuk mengevaluasi proses pengendalian internal, berharap bahwa masalah masa depan berikutnya naik tidak akan ada.

The purpose of the research was to discover process of internal control and identify the application on the public sector during January to March 2014. The research took place in PDAM Kota Magelang and its water source. The identification process was achieved with qualitative research and descriptive exploratory study. Interview results were analyzed with content analysis to generate an understanding that serves the application and process of internal control in PDAM Kota Magelang.The analysis was based on 5 COSO Framework of Internal Control including control environment, risk assessment, control activity, information and communication and monitoring. The research resulted that internal application in PDAM Kota Magelang have been sufficient but not optimum. Those were caused by the negligent of the management, the employee and lower supervision of authorization on operational process. By using COSO framework, it would served properly as a guidance to evaluate the internal control process, hoping that the next future problem rising will not exist.

Kata Kunci : Internal control, COSO Framework, Internal Audit, Public Sector, Pengendalian internal, Kerangka COSO, Internal Audit, Sektor Publik.


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.