EFEK AKHIR PEKAN DI BURSA EFEK JAKARTA (Studi Empiris Terhadap Perusahaan yang Termasuk Kategori LQ 45 di Bursa Efek Jakarta Tahun 2004-2006 )
Kusumastuti B.U, Indah , Drs. Harnanto, M.Soc.Sc., Ak.
2008 | Skripsi | S1 Extention - AccountingWeekend effect adalah salah satu anomali pasar yang merupakan suatu fenomena yang terjadi karena adanya fluktuasi harga saham sehingga menghasilkan abnormal return. Abnormal return ini memperlihatkan rata-rata return pada Senin akan lebih rendah dibandingkan dengan rata-rata return keempat hari perdagangan lain dan bahkan cenderung negatif. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendapatkan bukti empiris apakah terdapat fenomena weekend effect pada return saham di Bursa Efek Jakarta dan untuk mengetahui apakah tingkat rata-rata return pada hari Senin secara signifikan berbeda dengan rata-rata return pada hari perdagangan selain hari Senin. Penelitian ini menggunakan data historis mengenai harga saham harian perusahaan-perusahaan yang masuk kategori indeks LQ 45. Dan dalam pengujiannya menggunakan model regresi berganda, variabel dependennya adalah return harian dari setiap saham emiten sedangkan variabel independennya adalah variabel dummy atau boneka. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini adalah terdapat fenomena weekend effect pada periode 2004-2006 dan adanya perbedaan yang signifikan antara rata-rata return hari Senin dengan rata-rata return hari Rabu, Kamis, dan Jumat. Kata kunci : Weekend Effect
Weekend effect is one of market anomalies as a phenomenon caused by stock price fluctuation resulting abnormal return. This abnormal return illustrates Monday's average return which is lower and more negative than the average return of the other trading days. The objectives of this research are to gain empirical proofs about the existence of weekend phenomenon in the stock return in Jakarta Stock Exchange and about the significant differences between Monday's average return and the other average returns other than Monday. This research used historical data regarding daily stock price from the companies that belong to LQ 45 index category. Double regression was used for the analysis. The dependent variable is daily returns from every emitted stock. Meanwhile, the independent variable is dummy variable. The result of this research proves that there is phenomenon of weekend effect during the period of 2004 to 2006 and there is significant difference between Monday's average return and Wednesday's, Thursday's, and Friday's average return. Keyword : Weekend Effect
Kata Kunci : Pasar Modal; Weekend Effect; Investasi; Perusahaan LQ 45