Pengaruh struktur Kepemilikan dan Komposisi Komisaris Independen Terhadap Tingkat Pengungkapan Sukarela
KUSUMANINGRUM, ANDINI AYU (Adv.: Sumiyana, Drs., M.Si.), Sumiyana, Drs., M.Si.
Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh struktur kepemilikan dan komposisi komisaris independen terhadap tingkat pengungkapan sukarela. Struktur kepemilikan dan dewan komisaris merupakan mekanisme pengendalian yang di desain untuk mengawasi keputusan manajerial dan memastikan efisiensi operasi atas nama pemiliknya. Struktur kepemilikan yang diuji dalam penelitian ini adalah kepemilikan manajerial, kepemilikan institusi dan kepemilikan pemerintah. Komposisi dewan komisaris independen juga diuji dalam penelitian ini. Tingkat pengungkapan sukarela diukur melalui indeks pengungkapan Botosan (1997) yang telah di modifikasi dengan aturan pengungkapan laporan tahunan BAPEPAM-LK. Indeks pengungkapan sukarela yang diuji dalam penelitian ini terdiri dari tiga kategori yaitu indeks non-keuangan, proyeksi informasi dan diskusi dan analisis manajemen. Indeks pengungkapan sukarela tersebut diuji secara keseluruhan dan parsial pada setiap kategorinya. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kepemilikan manajerial tidak sesuai dengan hipotesis yang diajukan. Kepemilikan manajerial tidak berpengaruh terhadap tingkat pengungkapan sukarela. Kepemilikan institusi, pemerintah dan komposisi komisaris independen menunjukkan hasil yang sejalan dengan perumusan hipotesis yaitu memiliki pengaruh terhadap tingkat pengungkapan sukarela.
This paper examines the influence between ownership structure, composition of independent commissioner and level of voluntary disclosure by using data set of Indonesian listed firms. Ownership structure and commissioner are control mechanism purposed to ensure managerial decisions and business activities are work well. Ownership structure which used in this paper are managerial ownership, institutional and government ownership. Level of voluntary disclosures are measured by voluntary disclosure index of Botosan (1997) modified with BAPEPAM-LK annual report regulation. The disclosure instrument provides an aggregate voluntary disclosure ratings that is the total of three components of disclosure: non-financial, projected information and management discussion and analysis. This paper examines overall index and each of these components. This study finds managerial ownership is not related to voluntary disclosure. Ownership by institutional is significantly related to the level of voluntary disclosure. The government ownership and composition of independent commissioner are also significantly related to the level of voluntary disclosure.
Kata Kunci : Struktur Kepemilikan, Komisaris Independen, Pengungkapan Sukarela, Tata Kelola Perusahaan, Ownership Structure, Independent Commissioner, Voluntary Disclosure, Corporate Governance