Analisis Pengaruh Dewan Komisaris Independen terhadap Kinerja Bank (ROA): studi kasus Peraturan Bank Indonesia No. 8/4/2006 Periode 2007
Kusumaningtyas, FX. Desi, Edi Junarsin, S.E., M.B.A.
2008 | Skripsi | S1 ManagementPenelitian ini bertujuan untuk memberikan bukti empiris tentang pengaruh dewan komisaris independen terhadap kinerja bank. Faktor penjelas dalam penelitian ini adalah dewan komisaris independen, dewan komisaris, board size, kepemilikan manajerial, outside ownership, dan firm size. Kinerja yang diukur dengan Return on Asset (ROA) sebagai variabel dependen diregres dengan keenam faktor penjelas tersebut. Sampel ini terdiri dari bank yang terdaftar di Bank Indonesia periode tahun 2005-2007 dengan jumlah observasi 64 bank. Alasan menggunakan bank karena peraturan yang mengatur keberadaan dewan komisaris independen baru diterapkan untuk bank. Metode statistic yang digunakan untuk menguji hipotesis penelitian ini adalah analisis varian dan Ordinary Least Square (OLS). Analisis varian digunakan terlebih dahulu untuk membandingkan kinerja bank yang menaati dan yang tidak menaati Peraturan Bank Indonesia No. 8/4/2006 tentang Good Corporate Governance yang salah satunya mengatur keberadaan dewan komisaris independen sebesar minimal lima puluh persen dari seluruh dewan komisaris. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bank yang menaati peraturan memiliki rata-rata kinerja (ROA) yang signifikan lebih besar dibanding bank yang tidak menaati. Selanjutnya dilakukan uji regresi dengan OLS. Hasil uji menunjukkan bahwa dari enam variabel penjelas yang ada, hanya variabel dewan komisaris, board size dan firm size yang berpengaruh signifikan terhadap kinerja bank di Indonesia. Dewan komisaris dan firm size berpengaruh positif terhadap kinerja dan secara statistik signifikan, sedang board size berpengaruh negatif dan secara statistic signifikan. Dewan komisaris independen sendiri yang diatur lewat PBI No. 8/4/2006 tidak signifikan mempengaruhi kinerja (ROA) bank. Kata kunci: dewan komisaris independen, Return on Asset, dewan komisaris, board size, kepemilikan manajerial, outside ownership, firm size, teori keagenan, analisis varian, OLS.
Kata Kunci : Dewan Komisaris Independen; Kinerja Bank; ROA; Peraturan Bank Indonesia