Laporkan Masalah

Analisis senjangan harapan layanan akademik diklat peningkatan kompetensi guru menurut persepsi peserta diklat sebagai pengguna langsung lembaga penjaminan mutu pendidikan DIY

KURNIAWAN, YUDHA, Wulan Wimbari, SE, M.Bus

2009 | Tesis | S2 Magister Accountancy

Agar tujuan program diklat peningkatan kompetensi guru sekolah dasar dapat tercapai dengan optimal, perlu diawali proses perencanaan dengan melakukan analisis kebutuhan peserta. Proses penyelenggaraan diklat di LPMP D.I. Yogyakarta belum berdasarkan hasil analisis kebutuhan dan kajian pemetaan mutu pendidikan. Hal ini dapat menimbulkan senjangan harapan para guru peserta diklat terhadap layanan akademik yang dapat diberikan LPMP D.I. Yogyakarta dalam pelaksanaan diklat. Persepsi peserta diklat terhadap layanan akademik yang tidak sesuai dengan harapan dapat menurunkan kesesuaian mutu layanan di LPMP D.I. Yogyakarta. Hal ini mengindikasikan efektivitas kinerja LPMP D.I. Yogyakarta tidak maksimal.

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui senjangan antara harapan peserta sebelum mengikuti diklat dengan persepsi peserta atas layanan akademik LPMP D.I. Yogyakarta pada diklat peningkatan kompetensi guru sekolah dasar, tingkat kesesuaian mutu layanan akademik menurut persepsi para guru sebagai peserta diklat peningkatan kompetensi guru sekolah, menentukan urutan prioritas perbaikan indikator kinerja dan variabel tingkat kesesuaian mutu layanan akademik pada diklat peningkatan kompetensi guru.

Data penelitian diperoleh melalui survai kuesioner harapan dan kinerja dengan responden 80 orang guru peserta diklat Angkatan I, Angkatan II, dan Angkatan III tahun 2008. Penentuan urutan prioritas perbaikan indikator dan variabel mutu layanan menggunakan Diagram Importance-Performance Analysis.

Berdasarkan uji statistik seluruh indikator mutu, diketahui adanya senjangan yang signifikan antara harapan peserta diklat dengan mutu layanan akademik yang dapat diberikan LPMP D.I. Yogyakarta. Variabel mutu fasilitas akademik dan variabel mutu materi diklat memiliki nilai senjangan negatif lebih besar daripada rerata senjangan semua variabel, maka kinerja kedua variabel ini perlu diperbaiki. Variabel mutu widyaiswara dan variabel mutu kinerja guru pasca diklat, meskipun nilai senjangan mutunya relatif kecil namun perbaikan kinerja harus dilakukan untuk meningkatkan kontribusi LPMP D.I. Yogyakarta dalam mendukung pencapaian mutu pendidikan sesuai standar nasional.

Kinerja layanan akademik diklat di LPMP D.I. Yogyakarta relatif baik, semua variabel mutu yang diteliti mencapai tingkat kesesuaian mutu tinggi dengan indeks kesesuaian mutu berdasarkan indikator 80,596% serta berdasarkan variabel 78,772% Pada diagram Importance-Performance Analysis variabel mutu materi diklat dan mutu kinerja guru pasca diklat harus dipertahankan prestasi kinerjanya. Tingkat kesesuaian mutu kedua variabel ini tinggi, namun variabel materi diklat perlu prioritas perbaikan pada perancangan pembelajaran, pemanfaatan teknologi informasi sebagai sumber belajar, serta muatan penelitian tindakan kelas bagi guru. Variabel mutu widyaiswara dinilai kinerjanya tinggi. Variabel mutu fasilitas akademik kinerjanya dinilai rendah dengan ketrampilan personil panitia dinilai perlu mendapat prioritas utama untuk ditingkatkan.

Kata Kunci : harapan, persepsi, senjangan, tingkat kesesuaian mutu, indeks kesesuaian mutu, prioritas perbaikan kinerja


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.