PENAWARAN TENAGA KERJA WANITA MIGRAN KASUS KABUPATEN LOMBOK TENGAH PROPINSI NUSA TENGGARA BARAT
KURNIAWAN, RAHMAT AKBAR, Dr. AKHMAD MAKHFATIH, MA.
2008 | Tesis | S2 EconomicsKetenagakerjaan bagi sebuah negara yang sedang berkembang merupakan suatu masalah yang harus ditangani dengan serius. Pertumbuhan penduduk dan berbagai masalah yang timbul harus ditangani dengan kebijakan yang baik dan dapat dilaksanakan dengan benar dan berkelanjutan. Tenaga kerja wanita merupakan bagian dari ketenagakerjaan yang berada dalam cakupan yang luas. Kabupaten Lombok Tengah merupakan bagian dari Propinsi Nusa Tenggara Barat dengan kondisi rata-rata pendidikan penduduk usia kerja hanya pendidikan dasar, harapan hidup yang rendah dan daya beli rendah. Menjadi tenaga kerja di luar negeri menjadi pilihan banyak wanita di Lombok Tengah. Remittance yang dihasilkan tenaga kerja Indonesia dari Nusa Tenggara Barat secara keseluruhan cukup besar (rata-rata mencapai 42,93 miliar rupiah perbulan atau 1,43 miliar rupiah perhari) semestinya mampu meningkatkan taraf hidup mereka dan keluarganya. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi keputusan berangkat menjadi tenaga kerja wanita sehingga bisa diketahui pola penawaran tenaga kerja wanita migran. Analisis yang digunakan adalah analisis regresi logistik dengan variabel tetap adalah keputusan berangkat dan tidak berangkat, sedangkan variabel tidak tetapnya adalah usia, status pernikahan, tingkat pendidikan, pendapatan dan jumlah tanggungan. Hasil penelitian menunjukkan penawaran tenaga kerja akan terus berlangsung karena tidak adanya peluang kerja di daerah asal. Tingkat pendapatan yang rendah, jumlah tanggungan, tingkat pendidikan rendah serta kesulitan memperoleh pekerjaan dengan tingkat upah yang memadai mendorong para wanita untuk berangkat berulang kali menjadi tenaga kerja wanita.
For a developing country, labour force is a problem must be handled seriously. Growth of population and various arising problems must be handled by enforcing policy truly and sustainable. Woman labour is a part of labour force in wide coverage. Central Lombok regency is part of Nusa Tenggara Barat Province with education of labour is elementary in average, low life expectacy and low purchasing power. Be a migran labour is a choice for many womens in Central Lombok. Remittance yielded by migran labour from West Nusa Tenggara as a whole enough big (42,93 billions rupiah per month on average or 1,43 billions rupiah per day on average) should can increase their and their families life quality. This research is aim to know factors influencing decision to become woman labour so that can be known the pattern of migran woman labour suply. Analysis applied is logistics regression analysis with dependent variable is decision to be or not to be migran labour, and independent variables are age, martial status, level of education, earnings and number of responsibilities. Result of this research shows labour supply would continuously take place because inexistence of job opportunity in origin area. Low level of earnings, number of responsibilities, low education level and difficulty to get work with adequate wage rate pushs women to becomes migran labour repeatedly.
Kata Kunci : Tenaga Kerja Wanita, Penawaran Tenaga Kerja, Migrasi.