EVALUASI EFEKTIVITAS PENERAPAN SISTEM PENGENDALIAN MUTU PADA KANTOR AKUNTAN PUBLIK
Kurniawan, Ardeno , Dr. Bambang Riyanto LS., M.B.A.
2008 | Tesis | S2 Accounting
Banyaknya skandal-skandal akuntansi yang melibatkan KAP telah mendorong banyak KAP termasuk KAP Sri Suharni di antaranya untuk lebih memperhatikan kualitas audit yang diberikannya. Kualitas audit yang diberikan oleh KAP Sri Suharni dipengaruhi oleh kompetensi dan independensi para personil KAP Sri Suharni, mekanisme konsultasi atas masalah-masalah yang tidak di pahami oleh personil KAP
Sri Suharni, kualifikasi yang dimiliki para personil KAP Sri Suharni dan integritas manajemen klien KAP Sri Suharni.
Agar KAP Sri Suharni dapat memberikan audit dengan kualitas yang baik maka salah satu cara yang dapat dilakukan adalah dengan menerapkan sistem pengendalian mutu dengan efektif. Sistem pengendalian mutu menurut Reyhl (2006) adalah proses
yang dilakukan di dalam KAP untuk memberikan jaminan yang memadai kepada KAP bahwa personil-personil dalam KAP tersebut telah menjalankan standar profesional dan
standar mutu yang berlaku dalam KAP tersebut. Proses-proses tersebut menurut Standar Profesional Akuntan Publik (2001)
meliputi delapan elemen antara lain mekanisme-mekanisme di dalam KAP untuk memastikan independensi KAP dan para personilnya, pemberian pelatihan teknis yang memadai kepada asisten audit, pemberian jasa konsultasi kepada para personil KAP yang menjalankan audit laporan keuangan dan adanya supervisi atas pekerjaan personil KAP yang mengerjakan audit. Selain itu, sistem pengendalian mutu juga berupa pelaksanaan tahap-tahap di dalam pengangkatan pegawai, pelaksanaan mekanisme-mekanisme pengembangan profesional, pelaksanaan mekanisme-mekanisme di dalam
promosi personil dan tahap-tahap di dalam penerimaan dan keberlanjutan klien di dalam KAP yang efektif. Penelitian ini dilakukan dengan cara melakukan wawancara dengan partner KAP Sri Suharni mengenai bagaimana penerapan elemen-elemen sistem pengendalian mutu dalam KAP Sri Suharni mengenai elemen-elemen sistem pengendalian mutu. Data-data yang diperoleh baik dari hasil wawancara maupun dari dokumen-dokumen mengenai penerapan elemen-elemen sistem pengendalian mutu akan dibandingkan dengan
landasan-landasan teori mengenai bagaimana penerapan elemen-elemen sistem pengendalian mutu yang efektif.
Dari hasil penelitian diketahui bahwa KAP Sri Suharni telah menerapkan elemen pelatihan teknis, konsultasi, supervisi dan pengangkatan pegawai dengan efektif. Namun di sisi lain, KAP Sri Suharni tidak menerapkan elemen independensi,
pengembangan profesional, promosi dan penerimaan serta keberlanjutan klien dengan efektif.
The appearance of many accounting scandals has drive many of accounting firms including KAP Sri Suharni to be more concerned about the quality of audit that they give to the audit client. Audit quality influenced by the competence and independence of the KAP's personnel, consultation mechanism on the problems that beyond the KAP's personnel understanding, KAP's personnel qualification on their
position and the management integrity. In order for KAP Sri Suharni being able to give audit with good quality then one
way that can by done by KAP Sri Suharni is with implementing quality control systems with effective. Quality control systems according to Reyhl (2006) is process in the KAP's to give reasonable assurance that the KAP's personnel had implementing professional standards and quality standards in the KAP's. The process itself according to Standar Profesional Akuntan Publik (2001) is
made of eight elements. They are KAP's mechanism to ensure KAP's and personnel independence, technical training to the audit assistant, consultation mechanism to the personnel that working the audit and supervision of the audit work that made by KAP's personnel. Beside that, quality control systems also contain effective employee recruitment, professional development, promotion and acceptance and retention of client in the KAP's. This research is done by having interview with the partner of the KAP Sri
Suharni and do evaluation of the documents in the KAP Sri Suharni about quality control systems elements. The data's that gained from the interview and the evaluation
of the document's will be compared with the theorical concept about the implementation of effective quality control systems. From the research is known that KAP Sri Suharni has implement technical training, consultation, supervision and employee recruitment elements with effective. But on the other side, KAP Sri Suharni did not implement independence, profesional development, promotion and acceptance and retention of client with effective.
Kata Kunci : Sistem Pengendalian Mutu; Pengendalian Internal; Evaluasi Sistem; Akuntan Publik