Dampak Earnings Management Terhadap Abnormal Return Pada Perusahaan yang Melakukan Initial Public Offering (IPO)
KUMALASARI, IDA AYU RAT (pembimbing: Suad Husnan, Dr., M.B.A), Suad Husnan, Dr., M.B.A
Penawaran saham perdana (IPO) merupakan salah satu cara yang dilakukan perusahaan untuk mengembangkan dan memperluas usahanya. Salah satu syarat bagi perusahaan yang go public adalah dengan mengeluarkan laporan keuangan. Laporan keuangan yang baik dapat menarik investor yang akan berimbas pada naiknya harga saham perusahaan. Hal ini menyebabkan beberapa perusahaan memanipulasi data keuangan, agar laporan keuangannya terlihat baik sehingga dapat menarik investor.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dampak dari ada tidaknya earnings management terhadap abnormal return pada perusahaan yang melakukan IPO. Sampel dari penelitian ini adalah perusahaan-perusahaan yang melakukan penawaran saham perdana dari tahun 2003-2007 sebanyak 52 perusahaan, dengan menggunakan laporan keuangan selama 2 tahun, dan data harga saham perusahaan selama satu tahun.
Penelitian ini menggunakan model yang dikembangkan Friedlan (1994) untuk pendeteksian earnings management. Uji statistik yang digunakan adalah uji one sample t-test dan uji korelasi pearsons dengan tingkat signifikansi 5%. Berdasarkan uji statistik tersebut ditemukan bahwa earnings management pada perusahaan yang melakukan IPO, tidak berdampak secara signifikan terhadap abnormal return perusahaan. Hasil dari uji korelasi ditemukan bahwa earnings management berkorelasi negatif secara tidak signifikan terhadap abnormal return setelah 1 tahun IPO (jangka panjang).
Initial public offering (IPO) is one way the company will do to develop and expand the company. One of the conditions a company should do to go public is issued a financial report. A good financial report can attract investor which will make the raise of the company stock price. This caused some companies manipulate their financial datas to create good financial reports in order to attrack more investors.
The purpose of this research is to know the effect of the existence or non existence of earnings management towards abnormal return to companies which perform IPO. The sample of this research are 52 companies which make intial public offering from 2003-2007, using 2 years of financial report and stock price company data for a year.
This research use the model develops by Friedlan (1994) to detect earning management. The statistic test used in this research is one sample t-test and pearsons correlation test with 5% significance level. Based on the statistic test, found that earning management on IPO Company, doesnot give significance effect to the company abnormal return. The result of the correlation test found that earnings management correlate negatively insignificant to abnormal return after 1 year of IPO (long term).
Kata Kunci : Earnings management, Abnormal return, IPO, Penawaran saham perdana, Initial public offering