Pengaruh Antara Manajemen Laba, Optimisme Investor dan Firm Maturity Terhadap Rendahnya Kinerja Jangka Panjang Pasca Penawaran Umum Saham Perdana Di Bursa Efek Indonesia
KRISTIANTO, ARIS (Adv.: Jogiyanto HM, Prof., Dr., M.B.A.), Jogiyanto HM, Prof., Dr., M.B.A.
Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh manajemen laba, optimisme investor dan firm maturity terhadap rendahnya kinerja jangka panjang saham pasca IPO. Penelitian ini menggunakan sampel perusahaan non keuangan yang terdaftar di BEI yang melakukan IPO pada periode 2000-2008, dan diperoleh sampel akhir sebanyak 45 perusahaan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa manajemen laba memiliki pengaruh yang signifikan terhadap rendahnya kinerja jangka panjang dan optimisme investor. Optimisme investor pada awal perdagangan di pasar sekunder terbukti memberikan pengaruh yang positif dan signifikan terhadap rendahnya kinerja jangka panjang saham-saham pasca IPO. Untuk firm maturity hasil yang diperoleh berbeda dengan hasil dari pengujian sebelumnya, firm maturity tidak terbukti secara signifikan mampu mengurangi rendahnya kinerja jangka panjang saham-saham pasca IPO.
This study aims to examine the effect of earnings management, investor optimism and firm maturity of long-term poor performance post-IPO shares. This study used a sample of non-financial companies listed on the Stock Exchange which did an IPO in the period 2000-2008, and obtained the final sample as many as 45 companies. These results indicate that earnings management has a significant effect on long-term poor performance and investor optimism. Investor optimism in early trading on the secondary market proved to provide a positive and significant impact on long-term poor performance of post-IPO shares. For firm maturity in contrast to results obtained from previous test results, firm maturity is not proven capable of significantly reducing the long-term poor performance post-IPO shares.
Kata Kunci : earnings management, investor optimism, firm maturity, performance shares,IPO, Manajemen laba, optimisme investor, kinerja saham