Pengaruh konsentrasi kepemilikan, penggeseran resiko dan pentransferan sumber daya terhadap ekspropriasi pemegang saham minoritas perusahaan pengakuisisi
Kresnawati, Etik (Adv. Dr. Suwardjono, M.Sc), Dr. Suwardjono, M.Sc
Penelitian ini bertujuan untuk menjawab pemLnyaan penelitian yang berkaitan dengan apakah konsentrasi kepemilikan, penggeseran risiko dan penstransferan sumber daya berpengaruh terhadap ekspropriasi pemegang saham minoritas, dan apakah penggeseran risiko dan pentraI1lsferan sumber daya berpengaruh sama terhadap ekspropriasi pemegang saham minoritas dibandingkan penggeseran risiko. Hipotesis yang diajukan dalam penelitian ini adalah: (1) semakin tinggi konsentrasi kepemilikan perusahaan pengakuisisi, semakin tinggi ekspropriasi pemegang saham minoritas; (2) semakin tinggi penggeseran risiko yang dilakukan oleh pemegang saham pengendali, semakin tinggi ekspropriasi pemegang saham minoritas; (3) semakin tinggi pentransferan sumber daya yang dilakukan oleh pemegang saham pengendali, semakin tinggi ekspropriasi pemegang saham minoritas; (4) pentransferan sumber daya akan lebih besar pengaruhnya terhadap ekspropriasi pemegang saham minoritas dibandingkan dengan penggeseran risiko.
Sampel penelitian adalah perusahaan yang melakukan akuisisi internal tahun 1993 sampai 2002. Berdasarkan penyampelan bersasaran, diperoleh 40 perusahaan sebagai sampel penelitian. Pengujian termldap hipotesis 1,2 dan 3 dilakukan dengan regresi linier berganda, sedangkan hipotesis 4 diuji dengan menggunakan uji Wald.
Hasil uji regresi menunjukkan bahwa konsentrasi kepemilikan tidak berpengaruh terhadap ekspropriasi pemegang saham minoritas, penggeseran risiko berpengaruh meningkatkan ekspropriasi pemegang sal1lam minoritas, sedangkan pentransferan sumber daya berpengaruh menurunkan ekspropriasi pemegang saham minoritas. Hasil uji Wald menunjukkan bahwa pentransferan sember daya lebih berpengaruh terhadap ekspropriasi pemegang sal1lam minoritas dibandingkan dengan penggeseran risiko.
Pengujian tambahan menunjukkan bahwa efek dari pentransferan sumber daya adalah menurunnya dividen yang dibayar oleh pelUsahaan pengakuisisi setelah akuisisi internal. Salah satu penyebabnya adalah perusahaan menggunakan utang bank untuk mendanai akuisisi, sehingga perusahaan dibatasi untuk meIakukan pengeluaran modal termasuk pembayaran dividen.
The objective of this study are to answer research questions whether ownership concentration, risk shifting and tunneling has effect to minority shareholders expropriation, and whether risk shifting and tunneling has the same effect to minority shareholders expropriation. It hypothesized that: (1) the higher ownership concentration of acquirer, the higher minority shareholders expropriation~ (2) the higher risk shifting that performed by controlling shareholder, the higher minority shareholders expropriation~ (3) the higher tunneling that performed by controlling shareholder, the higher minority shareholders expropriation~ (4) tunneling will have greater effect to minority shareholders expropriation than risk shifting.
Samples in this study are public companies that listed in Jakarta Stock Exchange which announce internal acquisition between 1993 till 2002. Based on purposive sampling, obtained 40 companies who are internal acquisition. Hypotheses 1,2,3 are tested by running multiple regression model, and hypothesis 4 is tested by Wald test.
The result of this study shows that there is no effect of ownership concentration to expropriation of acquirers' minority shareholders, risk shifting has positive effect to expropriation of bidders' minority shareholders, tunneling has negative effect expropriation of bidders' minority shareholders, and tunneling gives more effect to minority shareholders expropriation comparable with risk shifting.
Additional test of dividend payment showed that firm decreased the paid dividend to shareholders after performing internal acquisition. One of course the decreasing is the existence specific boundaries in debt contract of firm to fund internal acquisition.
Kata Kunci : akuisisi internal, ekspropriasi, konsentrasi kepemilikan, penggeseran risiko, pentransferan sumber daya