Laporkan Masalah

MEKANISME TRANSMISI KEBIJAKAN MONETER: JALUR NILAI TUKAR DI INDONESIA TAHUN 1984.1 - 2003.5

Komariyah, Nur, Adv.: Prof. Dr. Nopirin, MA

2014 | Tesis | S2 Economics

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis mekanisme transmisi kebijakan moneter melalui jalur nilai tukar pada periode sistem nilai tukar mengambang terkendali (sebelum krisis) dan periode sistem nilai tukar mengambang bebas (setelah krisis). Selain itu, penelitian ini juga bertujuan untuk mengetahui respon dari output riil dan inglasi akibat adanya kejutan (shock) kebijakan moneter.

Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data bulanan tahun 1984.1-1997.7 periode sistem nilai tukar mengambang terkendali (sebelum krisis) dan 1997.8-2003.5 untuk periode sistem nilai tukar mengambang bebas (setelah krisis). Variabel yang digunakan adalah suku bunga SBI, perbedaan suku bunga dalam dan luar negeri, net foreign asset, nilai tukar (rupiah/dollar), net eksport, produk domestic bruto dan inflasi. Alat analisis yang digunakan adalah V ARNECM, yang memiliki kelebihan pada : (i) impulse response function yang berguna untuk melihat respon suatu variabel endogen akibat adanya kejutan dari variabel endogrn lain; (ii) variance decomposition yang berguna untuk melihat kontrlbusi suatu variabel endogen dalam menjelaskan variabilitas variabel endogen lain.

Hasil estimasi, impulse response function, dan variance decomposition menunjukkan bahwa mekanisme transmisi kebijakan moneter melalui jalur nolai tukar bekerja lebih baik pada periode sistem nilai tukar mengambang bebas (setelah krisis) dibandingkan pada periode sistem nilai tukar mengambang terkendali (sebelum krisis). Implikasi kebijakan berdasarkan hasil penelitian ini menyarankan kepada Bank Indonesia agar mempertimbangkan peran jalir nilai tukar dalam rangka mencari mekanisme transmisi kebijakan moneter yang akan digunakan. Hal ini dengan mempertimbangkan sistem nilai tukar mengambang bebas yang diterapkan setelah terjadinya krisis di Indonesia.

Kata Kunci : Mekanisme transmisi kebijakan moneter, nilai tukar, sistem nilai tukar, impulse response, variance decomposition.

The objective of this study are to analyze transmission mechanism of monetary policy, exchange rate channel in managed floating exchange rate system (before crisis) and free floating exchange rate system (after crisis). Beside, this study also aimed to know the response of real output and inflation due to the existence of monetary policy shock.

The data sample used in this study are monthly time series data from 1984.1-1997.7 for managed floating exchange rate system (before crisis) period and 1997.8-2003.5 for free floating exchange rate system (after crisis) period. Those data are SBI interest rate, different interest rate, net foreign asset, exchange rate, net export, gross domestic product and concumer price index. A method of analysis in this study is vector autoregressive (V AR) / vector error correction model (VECM). The advantages of V ARNECM are because it has : (i) impulse response function that can trace the response of one endogen variable because shock / innovation of others variables in the model; (ii) variance decomposition that can show the contribution of one variable endogen in explained the variability of others endogen variables.

The resent of estimation, impulse response function, and variance decomposition shows that transmission mechanism of monetary policy in exchange rate channel can work better on period free floating exchange rate system (after crisis) compared to managed floating exchange rate system (before crisis) period. Policy implication based on the result of this study suggests to Bank of Indonesia to consider the role of exchange rate channel in oerder to find transmission mechanism of monetary policy that would be appropriate. With considering free exchange rate system which put to use after crisis in Indonesia.

Key Note: transmission menchanism of monetary policy, exchange rate, exchange rate system, impulse response function, variance decomposition.

Kata Kunci : Mekanisme transmisi kebijakan moneter, nilai tukar, sistem nilai tukar, impulse response, variance decomposition transmission menchanism of monetary policy, exchange rate, exchange rate system, impulse response function, variance decomposition.


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.