Laporkan Masalah

Perbandingan Keakuratan Metoda Naïve, Regresi Sederhana, dan Box-Jenkins dalam Meramalkan Laba

KHOILIDIAH (pembimbing: Suwardjono, Dr., M.Sc.), Suwardjono, Dr., M.Sc.

2012 | Tesis | S2 Accounting

Peramalan laba sangat dibutuhkan oleh pihak-pihak yang berperan dalam pengambilan keputusan yang berkaitan dengan operasional dan pengembangan perusahaan. Oleh karena itu, dibutuhkan suatu metoda yang dapat diandalkan untuk meramalkan laba. Metoda-metoda peramalan laba sudah banyak sekali ditemukan. Dari seluruh metoda peramalan tersebut, tentunya ada salah satu metoda yang dapat dapat diandalkan.

Penelitian ini mencoba membandingkan keakuratan dari metoda peramalan yang ada. Metoda peramalan yang dibandingkan oleh penulis adalah metoda naive, metoda regresi dan metoda Box-jenkins. Data yang digunakan adalah data laba dari perusahaan- perusahaan di Indonesia yang terdaftar di Bursa Efek Jakarta (BEJ). Jenis perusahaan tidak dibedakan, peri ode yang diambil adalah periode 1992 sampai dengan 1996. Tahun 1992 sampai dengan 1995 digunakan sebagai dasar untuk meramalkan lab a tahun 1996. Analisa untuk menghitung kesalahan peramalan, penelitian ini menggunakan formula Mean Absolut Presentage Error (MAPE). Kemudian untuk membandingkan kesalahan dari ketiga metoda tersebut, penulis menggunakan alat uji statistik ANOV A one way benferroni (Multiple Comparisons).

Hasil dari pengujian tersebut dapat disimpulkan bahwa metoda Box-Jenkins lebih akurat dibandingkan dengan metoda naive dan metoda regresi dalam meramalkan laba. Metoda Box-Jenkins disimpulkan lebih unggul, karena metoda ini mempertimbangkan banyak faktor dan melalui proses yang cukup rumit.

People who have a role in taking decisions relating to company operational and company development, really need earning forecasting. Therefore, they need a method which can be relied ono to forecasting earning. Many earning forecasting methods have been found. Of course, there is one method that can be relied on from the whole methods

of the earning forecasting.

This research attempted to compare naive method, simple regression method and Box-Jenkins method accuracy in forecasting earning. Data which was used in the research is the financial statement data (earning) of companies listing ini Jakarta Stock Exchange (JSE) and this data was taken from 1992 to 1996. The calculate earning forecasting eror from the data is using Mean Absolut Presentage Error (MAPE) formula. Afterwards, in order to campare the three methods error, the writer used ANOV A one way benferrony (Multiple Comparisons) statistic.

The analisis result can be summarized thet Box Jenkins method is more accurate than naive and simple regression methods in forecasting earning.

Kata Kunci : Earning forecasting, Naive Method, Simple Regression Method, and Box-Jenkins Method, Peramalan Laba, Metoda Naive, Metoda Regresi Sederhana,


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.