Laporkan Masalah

Evaluasi Pengendalian Internal pada Sekretariat Daerah Kabupaten Penajam Paser Utara

Khairunisa (Adv.:Mahfud Sholihin,M.Acc.,Ph.D.), Mahfud Sholihin,M.Acc.,Ph.D.

2016 | Tesis | S2 Magister Accountancy

Pengendalian internal merupakan suatu proses yang dilakukan oleh sektor publik maupun swasta untuk mengendalikan dan mengawasi agar segala tindakan yang dilakukan instansinya masih sesuai dengan aturan yang berlaku. Pengendalian internal yang baik dapat menghasilkan laporan keuangan yang baik, efektif dan efisiensi operasi dan kepatuhan terhadap hukum dan peraturan. Pengendalian internal sektor publik yang baik sesuai dengan Peraturan Pemerintah Nomor 60 Tahun 2008 tentang Sistem Pengendalian Intern Pemerintah. Penelitian ini mencoba mengevaluasi pengendalian internal yang diterapkan Sekretariat Daerah Kabupaten Penajam Paser Timur.

Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah Internal Control Questionnaire (ICQ) yang mengacu pada Lampiran Daftar Uji Pengendalian Intern Pemerintah dalam Peraturan Pemerintah Nomor 60 Tahun 2008 tentang Sistem Pengendalian Intern Pemerintah. Terdapat lima komponen yang digunakan, yaitu lingkungan pengendalian, penilaian risiko, aktivitas pengendalian, informasi dan komunikasi, dan pemantauan.

Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Pengendalian Internal yang diterapkan Sekretariat Daerah dapat dikatakan sangat efektif. Hal ini dapat ditunjukkan dengan perolehan skor rata-rata sebesar 77,09%. Nilai tersebut berada pada rentang 76-100% yang artinya sangat efektif.

Internal control is a process carried out by the public and private sector in order to control and supervise the actions taken in accordance with the rules of the institution that is still in force. The best of internal controls can produce good financial statements, effective and efficient operations and compliance with laws and regulations. Internal control of public sector is in accordance with Government Regulation Number 60 Year 2008 regarding Government Internal Control System. This study tries to evaluate the internal controls applied to the Area Secretariat Penajam Paser Utara District.

This study used a qualitative descriptive approach. The instrument used in this study is the Internal Control Questionnaire (ICQ), which refers to Appendix List of Government Internal Control Test in Government Regulation Number 60 Year 2008 regarding Government Internal Control System. There are five components used, namely the control environment, risk assessment, control activities, control activities, information and communication, and monitoring.

The result showed that the internal control implemented the Area Secretariat can be said very effective. This can be demonstrated by the acquisition of an average score of 77.09%. The value is in the range 76-100%, which means very effective.

Kata Kunci : pengendalian internal, lingkungan pengendalian, penilaian risiko, kegiatan pengendalian, informasi dan komunikasi, pemantauan, internal controls, the control environment, risk assessment, control activities, information and communication, monitoring.


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.