Penentuan Prioritas Pembangunan Ekonomi Kabupaten Sleman dengan Penerapan Metode Analytic Hierarchy Process(AHP)
KENDAR SUNARPIN, Ardyanto Fitrady, S.E., M.Si.
Seiring dengan bergulirnya era otonomi daerah, pemerintah di tingkat daerah kini memiliki keleluasaan yang lebih besar dalam mengatur kehidupannya masing-masing. Hal ini memberikan kesempatan kepada pemerintah daerah untuk mengembangkan perekonomiannya berdasarkan potensi yang dimiliki. Oleh karena itu, identifikasi mengenai prioritas pembangunan ekonomi daerah pun perlu dilakukan dalam rangka mempercepat pembangunan ekonomi di daerahnya sehingga efisiensi dan efektifitas proses pembangunan daerah bisa tercapai.
Di sisi lain, pada alat analisis yang sejauh ini biasa digunakan dalam permasalahan terkait sering kita temui beberapa kekurangan, seperti adanya masalah dengan asumsi yang sulit dipenuhi, kesulitan untuk mendapatkan data yang relevan dan dibutuhkan dalam alat analisis tersebut, ketidakmampuan untuk menjelaskan beberapa hal secara spesifik, tidak terakomodirnya faktor-faktor tertentu yang mungkin sangat penting dan lain-lain.
Oleh karena itu, penelitian ini mencoba menggunakan alat analisis yang mampu mengakomodir berbagai faktor yang mungkin sulit dianalisis secara kuantitatif, yaitu dengan mencari tahu bagaimana persepsi orang kunci (key person) yang terkait dengan perencanaan pembangunan ekonomi daerah Kabupaten Sleman mengenai sektor-sektor yang menjadi prioritas atau unggulan dalam pembangunan ekonomi di Kabupaten Sleman. Terkait hal tersebut, maka Analytic Hierarchy Process (AHP) dipilih untuk dapat menjawab permasalahan yang ada.
In a row with the implementation of regional aoutonomy era, now the government at regional level has more generousity in organized their own business. This matter hand over the regional government an opportunity to raise their economy based on the potencies that they owned. Therefore, the identification of regional economic development priorities has to be done in order to accelerate the economic development in their region, so the efficiency and the effectiveness of the regional development process can be attained.
In the other hand, on the analysis tools that usually used on the related problem, we often found several weeknesses, for instance: the presence of the problem with a hard fulfiled assumption, the difficulty to obtain the relevant and necessary data on the analysis tools itself, the incapabilities to explain several things spesifically, the unseized of certain factors that maybe very important and so on.
Thus, this research try to using the analysis tool that able to accomodate many factors which is maybe difficult to analized quantitatively, by find out the perception of the key person whose related with the economic development plan of Sleman Regency, about the sectors that has become the priority or superior in the economic development of the Sleman Regency. According to these matters, the Analytic Hierarchy Process (AHP) has been chosed to answer the problems.
Kata Kunci : development priorities, Analytic Hierarchy Process, AHP, superior sector, prioritas pembangunan, Analytic Hierarchy Process, AHP, sektor unggulan