Laporkan Masalah

Pengaruh penyelarasan strategis terhadap kinerja organisasi pada sektor perbankan di Indonesia

Kemal, Novie Iman Vidya, Adv.: Prof. Dr. Jogiyanto HM., MBA

2006 | Skripsi | S1 Accounting

Lembaga keuangan telah mengalc mi tahap evolusi dari waktu ke waktu, di mana kini pinjaman dari perbankan mulai di gantikan oleh penerbitan obligasi (corporate bonds), surat utang (commercial paper), Ilipotek (mortgage), maupun bentuk kredit lain yang tidak lagi ditawarkan oleh (Rybczynski, 1997). Mullineux & Murinde (2003) menambahkan bahwa perbankan kini secara langsung dipengaruhi oleh perkembangan dan perubahan di sektor perbankan itu sendiri, juga harmonisasi regulasi global, liberalisasi sektor keuangan dan permodalan, serta revolusi teknologi komputasi dan sistem informasi.



Perubahan tersebut juga ditegaskc n Vives (2001), yang menyatakan bahwa perbankan saat ini mengalami perubahan baik pada sisi kompetisi maupun regulasi yang memaksanya untuk beradaptasi terhadap lingkungan baru tersebut. Secara paradoksal memang terlihat adanya ancamar terhadap kompetisi yang sangat ketat di satu sisi, tetapi terlihat pula adanya market power yang potensial pada sisi yang lain.



Berbagai penelitian membuktikan bahwa sistem/teknologi dapat memberikan keunggulan kompetitif berbasis slrategi generik berupa cost leadership, diferensiasi produk, serta market focus (Por1er, 1980; Sethi & King, 1994). Pada level retail banking misalnya, pengaruh sistem/teknologi informasi terlihat pada electronic banking dan peningkatan kinerja p3.da pemrosesan informasi (Vives, 2001).



Penelitian lain menunjukkan ba lwa strategi sistem informasi telah disejajarkan dengan strategi bisnis (Hirschheirr & Sabherwal, 2001). Pada pembahasan yang lain, sistem informasi dinilai telah memberi kontribusi signifikan terhadap penyelarasan strategis perusahaan (Camponovcl & Pigneur, 2004). Dan semakin tinggi tingkat penyelarasan strategis antara stra1egi bisnis dan strategi sistem informasi perusahaan, akan mengarahkan sistem informasi pada titik krusial untuk meraih kinerja bisnis yang sukses (Hirschheim & Sabherwal, 2001).




Penyelarasan strategis antara strategi bisnis dan strategi sistem/teknologi informasi menjawab tantangan perusahaan yang kini menghadapi persaingan bisnis yang semakin kompetitif. Teo & King (999) menyatakan arti penting dan kegunaan integrasi BP-ISP (business plal1ning-information system planning) secara empiris dapat meningkatkan kontribusi sistem informasi terhadap kinerja perusahaan.



Penelitian ini mempunyai tujuan utama untuk menilai apakah penyelarasan antara strategi bisnis dan strategi sistem/teknologi informasi mempunyai korelasi positif terhadap kinerja organisasi. Penelitian ini dibangun berdasarkan model penyelarasan strategis Henderson & Venkatranlan (993) dan model co-variation perspective dari Van de Yen dan Drazin (985) serta Venkatraman (989), dengan menggunakan kuesioner yang telah dikembangkan dan diuji oleh Kefi dan Kalika (2005). Pemilihan sampel dilakukan dengan metode convenience sampling dan snowball sampling. Pengumpulan data pada penelitian ini dilakukan dengan dua cara: 1) mail-based, dan (2) web/email-based. Sementara pengujian hipotesis dilakukan dengan metode model persamaan struktural.



Hasil penelitian menunjukkan ballwa terdapat hubungan langsung yang erat antara penyelarasan strategis terhadap Idnerja organisasi. Mengacu pada Chan dan Huff (993), hasil penelitian menunjukkan penyelarasan strategis pada sektor perbankan di Indonesia baru berada pada tahilpan awareness. Sementara dengan menggunakan pendekatan kontinjensi (Venkatrc.man, 1989), penyelarasan strategis pada sektor perbankan di Indonesia dikategorikan sebagai fit as gestalts.



Statistik juga menunjukkan maroritas responden (25,71%) menyatakan bahwa belanja sistem/teknologi informasi mereka mencapai lebih dari 20% dari total pendapatan yang diperoleh. Dengan terbuktinya peran penyelarasan strategis terhadap kinerja organisasi menunjukkan bahwa investasi yang besar dalam sistem/teknologi informasi pada sektor perbankan sesungguhnya bukanlah sesuatu yang mubazir.

Kata Kunci : Penyelarasan strategis, penerbitan obligasi, regulasi global


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.