Laporkan Masalah

Pengaruh Rekomendasi Analisis Terhadap Return Saham.

KARTIKA, EKA (Adv.: Slamet Sugiri, Prof., Dr., M.B.A.), Slamet Sugiri, Prof., Dr., M.B.A.

2012 | Tesis | S2 Magister Management

Penelitian ini ditujukan untuk mengetahui apakah terdapat rata-rata abnormal return yang signifikan diseputar tanggal keluarnya rekomendasi analis. Hal ini dilakukan mengingat sejalan dengan perkembangan Bursa Efek Indonesia semakin banyak analis yang melakukan riset mengenai emiten dengan tujuan memberikan rekomendasi mengenai nilai wajar saham emiten tersebut yang diharapkan dapat membantu investor untuk memperoleh abnormal return. Namun jika pasar yang ada adalah pasar yang efisien dalam bentuk setengah kuat, semua informasi publik yang tersedia seharusnya telah terefleksi dalam harga saham sehingga rekomendasi analis tidak akan mempunyai dampak yang material dan tidak akan menghasilkan abnormal return bagi investor. Penelitian dilakukan dengan metode purposive sampling dengan tujuan menyaring rekomendasi yang benar-benar mempunyai dampak signifikan. Periode penelitian dimulai dari Januari 2008 hingga April 2009. Dalam periode ini didapat 88 sampel rekomendasi analis yang memenuhi kriteria. Sampel yang diambil hanya rekomendasi beli dan jual karena dampaknya diharapkan berbeda. Pengujian dilakukan dengan menggunakan metodologi event study untuk menghitung rata-rata abnormal return dalam periode jendela yang diambil sejak 10 hari sebelum hingga 10 hari sesudah tanggal pengumuman rekomendasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terdapat reaksi pasar yang secara statistik signifikan di seputar tanggal pengumuman rekomendasi, baik rekomendasi beli maupun rekomendasi jual. Hasil ini mengindikasikan bahwa secara informasi pasar modal Indonesia efisien dalam bentuk setengah kuat.

This study aimed to determine whether there is a significant average abnormal return around the publication date of analyst recommendations. This is done because more and more analysts are doing research on listed companies in Indonesia Stock Exchange. This research is intended to provide recommendations on the fair value of the issuer's shares. Recommendation results are expected to assist investors to earn abnormal returns. But if the existing market is an efficient market in the form of half-strength, all the available public information should have been reflected in stock prices that analyst recommendations will have no material impact and will not generate abnormal returns for investors. Research done by purposive sampling method. Its purpose is to filter the recommendations that really have a significant impact. Around 88 analyst recommendations for the period Januari 2008 to April 2009 were taken as a sample. The study examines both buy and sell recommendations separately, as the impact of their recommendations are expected to be different. Event study methodology is used to calculate the average abnormal return in the window period which is taken from 10 days before until 10 days after the date of announcement of the recommendation. The results indicate that there is no market reaction which is statistically significant around the announcement date of recommendation, either for a recommendation to buy or sell recommendations. These results indicate that Indonesia capital market is efficient in the form of half strength.

Kata Kunci : market efficiency, analysts recommendations, abnormal return, efisiensi pasar, rekomendasi analis,


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.