Laporkan Masalah

Structural shift dalam pengaruh market-to-book value ratio, firm size, dan beta terhadap return antara periode sebelum dan saat krisis moneter

Kahuripan, Yudo Martilaon, Dr. Supriyadi, M.Sc.

2014 | Skripsi | S1 Accounting

STRUCTURAL SHIFT DALAM PENGARUH MARKET -TO-BOOK RATIO, FIRM SIZE, DAN BETA TERHADAP RETURN ANTARA PERIODE SEBELUM DAN SAAT KRISIS MONETER.



Diajukan oleh:



Yudo Martilaon Kahuripan



INTISARI



Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara statistik adanya structural shift yang disebabkan oleh krisis moneter dalam pengaruh market-to-book ratio, firm size, dan beta terhadap return. Dengan terlebih dahulu menganalisa pengaruh market-to-book ratio, firm size, dan beta terhadap return.



Penelitian ini menggunakan data rata-rata return aritmetik saham harian dalam tahun untuk masing-masing perusahaan emiten yang diperdagangkan di Bursa Efek Jakarta sejak Januari 1994 sampai dengan Desember 2000. Data market-to-book ratio menggunakan data yang tersedia di JSE Monthly yaitu rasio di akhir tahun yang bersangkutan. Firm size yang digunakan dalam penelitian ini adalah nilai market capitalization dari masing-masing perusahaan emiten di akhir tahun. Guna menghindari beta yang bias, data untuk beta perusahaan emiten menggunakan beta yang telah dikoreksi dengan metode Fowler and Rorke dengan empat lead dan lag. Penelitian ini dilakukan untuk tiga periode yang berbeda, yaitu: peri ode sebelum krisis moneter, periode krisis moneter, dan periode gabungan antara sebelum dan saat krisis moneter. Dalam menganalisis adanya structural shift dalam pengaruh ketiga variabel independen tersebut digunakan Test of Structural Shift (Chow Test).



Hasil penelitian membuktikan bahwa hanya beta yang memiliki pengaruh terhadap return sebuah perusahaan emiten; sedangkan market-to book ratio dan firm size tidak dapat dibuktikan pengaruhnya terhadap return. Hasil utama dari penelitian ini adalah bahwa krisis moneter menyebabkan terjadinya structural shift akan pengaruh market-to-book ratio, frim size, dan beta terhadap return. Hal ini berarti bahwa pengaruh ketiga variabel independen tersebut berbeda untuk masa sebelum dan saat krisis moneter.

-

Kata Kunci : krisis moneter, strucrural shift, firm size, beta, market-t-book


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.