Laporkan Masalah

Analisis Kemungkinan Implementasi Activity-Based Costing System Atas Dasar Evaluasi Alokasi Biaya Overhead Pabrik

Kaharti, Eni. (Adv.: Dr. Indra Wijaya Kusuma, MBA), Dr. Indra Wijaya Kusuma, MBA

2000 | Skripsi | S1 Accounting

Sistem biaya tradisional mengakibatkan distorsi dalam memberikan informasi biaya untuk pengambilan keputusan. Distorsi yang terjadi disebabkan antara lain oleh anggapan bahwa pemicu biaya adalah volume produksi sehingga ada kecenderungan alokasi biaya bersifat

arbiter. Biaya produksi secara keseluruhan terdapat beberapa sumber daya untuk aktivitas yang tidak ada hubungannya dengan volume produk yang diproduksi. Jadi volume produksi tidak tepat untuk dijadikan satu —satunya pemicu biaya.

Sistem Activity-Based Costing (ABC) mencoba memperbaiki kelemahan — kelemahan yang ada pada sistem tradisional. Sistem ini menggunakan dasar pemicu biaya berdasar aktivitas yang digunakan dalam proses produksi. PT ASG yang digunakan sebagai studi kasus dalam skripsi ini bergerak dalam industri garment menganut proses produksi job order costing (pesanan) dengan sistem biaya tradisional, hal ini menyebabkan penentuan harga pokok produksi kurang akurat.

Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis kemungkinan implementasi Activity-Based Costing System atas dasar evaluasi biaya overhead pabrik pada PT ASG .

Metode penelitian yang digunakan adalah pengamatan di lapangan dan mempelajari literatur yang ada untuk mengevaluasi biaya overhead pabrik PT ASG yang dibandingkan dengan perhitungan menggunakan sistem biaya ABC.

Sistem ABC lebih akurat dalam mengalokasikan biaya overhead dengan dasar pemicu biaya (cost drivers) sebagai penyebab terjadinya biaya dengan proporsi yang sesuai dengan aktivitas — aktivitas pemicu kegiatan produksi. Hasil perbandingan penentuan harga pokok sistem

tradisional dengan sistem ABC tampak dengan jelas berbeda yang ditunjukkan selisih lebih ( over costing) dan selisih kurang (under costing) pada tiap — tiap produk.

Jadi ada produk yang perhitungan harga pokok produksinya terlalu tinggi (over costing) ada jugs produk yang penentuan harga pokokproduksinya terlalu rendah (under costing). Untuk produk AMC dan produk Nichiment penentuan harga pokok produksinya terlalu tinggi sedangkan

produk Levi's tampak penentuan harga pokok produksinya terlalu rendah

Kata Kunci : Biaya overhead, Activity Based Costing, PT ASG


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.