Korelasi Antara Tingkat Pengangguran Dengan Tingkat Kewirausahaan Di Daerah Istimewa Yogyakarta Periode 2007-2013
KADIFA, ALDY REZA (Adv.: Samsubar, Prof. Dr. M.Soc.Sc), Samsubar, Prof. Dr. M.Soc.Sc
Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui korelasi dua arah antara pengangguran dan kewirausahaan di Daerah Istimewa Yogyakarta. Pengangguran disatu sisi adalah fenomena umum sebagai kendala sosial pada setiap proses pembangunan perekonomian yang sering dihadapi di negara-negara sedang berkembang, sedangkan kewirausahaan terkenal sebagai pembuka lapangan pekerjaan yang diduga efektif mengurangi jumlah pengangguran. Terdapat hubungan dua arah yang berlawanan antara pengangguran dengan kewirausahaan. Korelasi negatif antar dua variabel tersebut disebut dengan Schumpeter Effect, sementara korelasi positif antar dua variabel tersebut disebut dengan Refugee Effect. Schumpeter Effect adalah peningkatan kewirausahaan yang menyebabkan turunnya tingkat pengangguran. Refugee Effect adalah Peningkatan pengangguran yang menyebabkan peningkatan tingkat kewirausahaan. Penelitian ini menggunakan data panel 5 daerah Kabupaten/Kota di Daerah Istimewa Yogyakarta, yaitu Bantul, Gunungkidul, Kota Yogyakarta, Kulon Progo, dan Sleman. Data yang digunakan adalah data tingkat pengangguran terbuka dan tingkat kewirausahaan pada 2007-2013. Penelitian ini menggunakan model Vector-Auto Regressive (VAR) dengan pendekatan regresi data panel dan dilakukan regresi dengan Eviews. Penelitian ini menghasilkan kesimpulan bahwa terdapat Schumpeter Effect di Daerah Istimewa Yogyakarta, tetapi tidak terdapat Refugee Effect.
The aim of this research is to investigate the relationship and or corelation between unemployment and entrepreneurship in The Special Region of Yogyakarta. Unemployment is a common phenomenon and a social issue which is occurred at a process of economic development and is often encountered in developing countries, whereas entrepreneurship knowns as an effective solution to reduce unemployment rate. There are two kinds of correlations, on the one hand, the increasing of the entrepreneurship rate affects the decreasing of the unemployment, this negative relationship called Schumpeter Effect. On the other hand, the more unemployment leads to the increasing of the entrepreneruship rate, this one called Refugee Effect. This paper uses annual unemployment rate and entrepreneruship rate data range from 2007-2013 in four regencies and one city, there are Bantul Regency, Gunung Kidul Regency, Kulon Progo Regency, Sleman Regency and Yogyakarta City. Eviews 6 is used in order to estimate the panel data with Vector-Auto Regressive (VAR) model. It is found that Schumpeter Effect exists in The Special Region of Yogyakarta, while Refugee Effects does not.
Kata Kunci : pengangguran, kewirausahaan, pembangunan ekonomi, unemployment, entrepreneruship, economic development, panel data.