Laporkan Masalah

Analisis Pengukuran Beta Akuntansi

JUNAIDI (pembimbing: Jogiyanto HM., Dr., M.B.A.), Jogiyanto HM., Dr., M.B.A.

2012 | Tesis | S2 Accounting

Ikatan Akuntan Indonesia (I AI) dalam Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK) No.2, tentang Laporan Arus Kas mewajibkan perusahaan untuk mempublikasikan laporan arus kas mulai 1 Janurari 1995. Tahun 1999 IAI mengubah ketetapan penyajian laporan arus kas tanpa menyajikan laporan modal kerja atau mengubah metode tidak langsung menjadi metode langsung. Penelitian ini bertujuan untuk menguji hubungan kandungan informasi yang terdapat pada pengukuran beta laba, arus dana, dan arus kas operasi dengan risiko pasar.

Sampel penelitian terdiri dari 58 perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Jakarta (BEJ) dan dipilih secara purposive sampling. Metode statistik yang digunakan untuk menguji hipotesis adalah regresi linear sederhana. Tehnik Bayesian Vasicek digunakan pada beta pasar maupun beta akuntansi untuk mengantisipasi permasalahan kesalahan estimasi beta.

Hasil studi menunjukkan bahwa beta laba dan beta arus dana tidak signifikan memiliki hubungan dengan beta pasar, namun memiliki hubungan positip seperti yang dihipotesiskan. Sebaliknya, hasil studi menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara beta arus kas operasi dengan risiko pasar. Implikasi utama hasil penelitian ini bahwa informasi yang terkandung dalam laba akrual kelihatannya merupakan suatu bagian dari luasnya informasi yang terkandung dalam arus kas.

The Indonesian Institute of Accountants (IAI) published the Statement of Financial Accounting Standard (PSAK) No.2, "Statement of Cash Flows," requires companies to publish the statement of cash flows beginning from January 1, 1995. In 1999 The Indonesian Institute of Accountants change presentation statement of cash flows without published statement of working capital or change indirect method to direct method. The purpose of this study is to observe the association between measures risk of earnings, fund flow, and operating cash flow and market risk.

As much as 58 manufacturing firms listed in the Jakarta Stock Exchange (BEJ) were taken as a sample using a purposive sampling. The statistics method used to test the hypotheses is simple linear regression. Vasicek's Bayesian Technique used for anticipating beta estimation errors problems in market beta and accounting betas.

The empirical research indicates that earnings and fund flow risk measures were not significantly associated to market risk, but have positive association as hypothetized. In contrast, the research indicates that operating cash flow risk measure (beta) provides a significant association with market risk. The major implication of the results is the information of accrual earnings appears to be a subset of the broader set of information contained in cash flow.

Kata Kunci : laba akrual, arus dana, arus kas operasi, beta pasar, Bayesian Vasicek, accrual earnings, fund flow, operating cash flow, market risk, Vasicek's Bayesian


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.