Analisis Faktor-Faktor yang Mendorong Perusahaan Melakukan Pengungkapan Sukarela Informasi Lingkungan: Studi Empiris Pada Perusahaan-Perusahaan yang Tercatat Di BEI 2010-2011
JULIUS, HIRASDO (Adv.: Choirunnisa Arifa, S.E., M.B.A.), Choirunnisa Arifa, S.E., M.B.A.
Berdasarkan teori institusional dan teori legitimasi, penelitian ini mencoba untuk meneliti dampak berbagai faktor terhadap pengungkapan informasi lingkungan (PIL) oleh perusahaan, yang terdiri atas keputusan untuk mengungkapkan atau tidak dan keluasan PIL. Faktor-faktor tersebut diuji secara empiris dengan menggunakan data perusahaan publik yang termasuk didalam sektor sekunder Jakarta Stock Industrial Classification Index (JASICA) tahun 2010 dan 2011. Pengujian dilakukan dengan menggunakan uji logistik berganda dan uji linier berganda.
Penelitian ini menunjukkan bahwa perusahaan yang memiliki rekan-rekan industri yang melakukan PIL lebih cenderung untuk ikut melakukan PIL juga. Sedangkan mengenai tingkat keluasan dari PIL, penelitian ini menunjukkan bahwa sektor industri yang peka terhadap lingkungan, rekan industri dan citra serta reputasi perusahaan memiliki dampak yang signifikan terhadap keluasan dari PIL. Penelitian ini juga menunjukkan bahwa dua variabel kendali yang digunakan, menunjukkan adanya hubungan dengan PIL, yakni umur dan ukuran perusahaan. Namun umur perusahaan tidak mampu memberikan penjelasan yang kuat. Hanya ukuran perusahaan yang menunjukkan dampak yang signifikan pada keluasan PIL.
Based on institutional theory and legitimacy theory, this study tries to examine the impact of various factors on the disclosure of environmental information (PIL) by public companies, consisting of the decision to disclose or not and extent of disclosure. These factors are empirically tested using data obtained from publicly traded companies included within the secondary sector of Jakarta Stock Industrial Classification Index (JASICA) in 2010 and 2011. Tests are carried out using logistic regression test and linear regression test.
This research shows that company with industrial peers engaged in PIL are more likely to do the PIL as well. As for the extent of disclosure of PIL, this study shows that industrial sector which is sensitive to the environment, industrial peers and the image and reputation of the company has a significant impact on the extent of the PIL. This study also shows that two control variables used in the tests (age and size of the company) indicates the relationship with PIL. But the companyÂ’s age is not able to provide a strong explanation. Only the size of company that demonstrates a significant impact on the extent of PIL.
Kata Kunci : Pengungkapan sukarela, Informasi lingkungan, Emiten, Indonesia, Manajemen lingkungan, Voluntary disclosure, Environmental information, Listed firms , Indonesia, Environmental management